Banjir Blega Bangkalan Ganggu Aktivitas Warga

Banjir Blega Bangkalan 1
Kondisi Banjir Blega Bangkalan (Foto. Isrok)
    Bagikan:

PortalMadura.Com, Bangkalan – Hujan deras yang melanda wilayah Bangkalan, Madura, Jawa Timur membuat sungai Blega kembali meluap, Senin (28/1/2019).

Rumah warga yang berada di kawasan dataran paling rendah di daerah itu terendam banjir sekitar 50-60 cm.

Tolib (35), salah seorang warag Kampung Planggeren, Desa/Kecamatan Blega menjelaskan, banjir mulai mengenangi rumah warga sejak pukul 08.00 WIB.

Sebagian warga harus mengamankan perabot rumah tangga.

“Dari pagi air sudah masuk rumah, warga langsung mengamankan barang-barang karena hujan tak kunjung redah,” katanya.

Pantauan PortalMadura.Com, hingga pukul 17.00 WIB banjir akibat air kiriman dari Kecamatan Geger dan Kecamatan Konang juga mengganggu arus lalu lintas, dan fasilitas umum seperti tempat ibadah, pondok pesantren di Kecamatan Blega.

Sedangkan wilayah yang terendam banjir diantaranya, Kampung Laok Songai, Kampung Kaoman, Kampung Planggeren, Kampung Dejeh Songai dan Kampung Karang Kemasan.

Ganggu Arus Lalu Lintas

Arus lalulintas di sepanjang Jalan Raya Blega, Bangkalan terpantau terjadi kemacetan kendaraan roda empat cukup panjang.

Arah Bangkalan maupun menuju Kabupaten Sampang antrian kendaraan kurang lebih mencapai 1 kilometer.

“Kalau roda dua menerobos banjir macet mas, karena air mencapai mesin kendaraan,” terang Muhyiddin (24) salah seorang pengguna jalan yang ditemui PortalMadura.Com, di lokasi banjir.

Hal senada juga disampaikan Mustaqim (33), warga Kecamatan Torjun, Kabupaten Sampang, yang berusaha melewati banjir di jalan provinsi tersebut.

“Jangan dihidupakan motornya, knalpotnya ditutup agar air tidak masuk, karena air tinggi,” sarannya.

Hingga berita dilansir PortalMadura.Com, Kapolsek Blega Bangkalan, AKP Edi Tjahyono Putro yang dihubungi via seluler belum merespon panggilan PortalMadura.Com.

Penulis : Isrok
Editor : Nurul Hijriyah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.