Banyak Gagal Panen, Harga Cabai Meroket

Avatar of PortalMadura.com
Penulis: RafiEditor: Desy Wulandari
Banyak Gagal Panen Harga Cabai Meroket
dok. Cabai dan Tomat (@portalmadura.com)
    Bagikan:

PortalMadura.Com, Sampang – Harga cabai rawit di wilayah Kabupaten Sampang Madura, Jawa Timur, meroket hingga tembus Rp 85.000 per kilogram.

Kabid Perdagangan, Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Sampang Sapta N Ramlan menyampaikan, kenaikan harga cabai terjadi secara bertahap sejak pekan terakhir.

Menurutnya, kenaikan harga yang melonjak cukup tinggi akibat faktor cuaca. Dampaknya, banyak petani gagal panen.

Rata-rata, lanjtu Sapta, cabai rawit yang dijual di pasar tradisional dipasok dari luar daerah. Cabai lokal belum mengalami masa panen.

“Karena petani banyak gagal panen, harga cabai mencapai Rp85 ribu perkilogram dan cabai rawit lokal Rp65 ribu perkilogram,” katanya, Sabtu (11/6/2022).

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Disperta KP) Sampang Suyono mengakui, jika banyak tanaman gagal panen pada peralihan musim. Ia menyebutkan, kondusi cuaca yang tidak stabil berdampak pada banyak tanaman cabai rontok dan membusuk.

Baca Juga:  Anggota Dewan Desak Pemkab Sampang Segera Gelar Pilkades Serentak

“Kami himbau agar para petani selalu melakukan pemantauan tanaman saat peralihan musim. Karena tanaman rawan hama,” terangnya.

“Kami juga menyediakan obat gratis bagi para petani jika tanamannya terkena serangan hama,” pungkasnya.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.