oleh

Banyak Program Bantuan, Madin Mencapai 1.168 Lembaga

SUMENEP (PortalMadura) – Jumlah Madrasah Diniah (Madin) di Sumenep, Madura, Jawa Timur terus meningkat. Bahkan usulan ijin operasional Madin terus bertambah. Hingga tahun 2014 jumlah madin mencapai 1.168 lembaga.

“Ini terjadi sejak banyaknya program dan bantuan pemerintah dikucurkan melalui lembaga pendidikan Madrasah Diniyah (Madin),” kata Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Sumenep, Mohammad Sadik, Rabu (05/02/14).

Ia mengatakan, lembaga pendidikan berbasis Islam itu tersebar di 27 kecamatan baik daratan maupun kepulauan. Selain itu, masih banyak usulan yang masuk ke Kemenag.

“Pada tahun ini ada 5 lembaga yang sudah di disposisi kepada Seksi Pekapontren Kemenag untuk selanjutnya dilakukan survey. Kalau memang layak, baru dilakukan penerbitan ijin, kalau tidak bisa dicoret,” ujanya.

iklan hari santri

Kemenag setempat berjanji akan lebih selektif terhadap penerbitan ijin operasional Madin tersebut. Sebab, akhir-akhir ini ditengarai meningkatnya  pernohonan tersebut karena banyaknya program bantuan dari pemerintah terhadap lembaga pendidikan berbasis Islam tersebut.

“Kami pasti perketat seleksinya sebelum diterbitkan surat ijin operasi Madin itu,” tegasnya.

Ia berharap, lembaga pendidikan berbasis Islam ini tidak hanya dijadikan alat untuk mendapatkan kucuran bantuan dari program pemerintah. Pengelola tersebut memang benar-benar akan menjalankan tugasnya sesuai amanat agama.

“Semoga usulan ijin operasional Madin itu disertai niat yang baik,” pungkasnya. (arif/htn)


Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.