oleh

Benarkah Sering Ganti Sabun Pembersih Wajah Bikin Iritasi dan Jerawatan?

PortalMadura.Com – Hampir setiap orang mempunyai jenis dan sensivitas kulit yang berbeda-beda antara satu dengan yang lainnya. Oleh sebab itu, tidak semua produk kecantikan seperti sabun cuci muka cocok bagi semua orang.

Saat tetap digunakan, tidak jarang bisa membuat kulit menjadi kering atau bahkan muncul iritasi. Nah, ketika masalah ini tidak kunjung teratasi biasanya seseorang kerap beralih dari satu produk pembersih wajah ke produk lainnya. Tapi, tidakkah cara ini justru semakin membahayakan kesehatan kulit Anda?.

Mengganti produk perawatan wajah memang sangat dianjurkan ketika Anda mengalami sejumlah permasalahan kulit setelah menggunakan produk selama beberapa hari. Namun, hal ini dapat memberikan dampak negatif bagi kesehatan kulit Anda jika dilakukan terlalu sering.

Sebagaimana dilansir PortalMadura.Com, Senin (3/2/2020) dari laman Hellosehat.com, Menurut American Academy of Dermatology, mengganti produk perawatan wajah setiap minggunya dapat memicu terjadinya iritasi kulit hingga kemunculan jerawat.

Terutama jika produk pengganti yang digunakan memiliki kandungan yang sangat berbeda dengan produk sebelumnya. Bisa jadi hal itu akan menimbulkan masalah baru bagi kulit Anda.

Mengganti sabun cuci muka terlalu sering juga tidak disarankan hanya karena Anda tidak puas dengan produk tersebut. Hal ini malah akan berimplikasi pada produk pengganti yang membutuhkan waktu lebih lama untuk bekerja secara efektif.

Anda tidak bisa mendapatkan hasil dari produk pembersih wajah secara instan, terutama bagi kulit wajah yang berjerawat. Rata-rata untuk menghilangkan jerawat yang meradang diperlukan waktu selama 3 hingga 4 bulan.

Apabila tidak menunjukan komplikasi kulit, berilah waktu untuk produk tersebut bekerja setidaknya dengan rutin menggunakannya selama 6 hingga 8 minggu. Jika setelahnya tidak memperlihatkan perubahan, Anda bisa beralih pada produk lain.

Bagaimana Memilih Sabun Cuci Muka yang Tepat?

Anda perlu memakai sabun cuci muka yang telah diformulasikan secara khusus untuk kulit wajah. Karena produk perawatan kulit pada setiap orang memiliki efek yang berbeda, maka sebaiknya Anda memilih pembersih wajah yang disesuaikan dengan jenis dan sensitivitas kulit Anda.

Perlu Anda tahu, tipe kulit normal sebaiknya menggunakan sabun yang tidak menghilangkan kandungan minyak alami kulit. Sebaliknya, kulit berminyak membutuhkan sabun yang bisa mereduksi kadar minyak alami. Sabun tersebut biasanya mengandung asam salisilat atau benzoil peroksida.

Baca Juga : 5 Daftar Pilihan Sabun Muka yang Tepat untuk Jerawat

Sementara bagi pemilik kulit kering, tidak disarankan memilih sabun pembersih yang mengandung alkohol tinggi karena bisa mengikis kulit. Sabun cuci muka yang tidak mengandung wewangian, pewarna, dan alkohol cocok untuk tipe kulit sensitif.

Secara penelitian, Anda perlu memilih sabun cuci muka yang memiliki pH lebih asam yang mana mendekati kadar pH alami kulit. Berdasarkan penelitian yang dipublikasikan NCBI, produk pembersih yang baik untuk wajah adalah yang memiliki pH 4 sampai 5.

Cara Membersihkan Wajah dengan Sabun Cuci Muka

Setelah menemukan produk yang cocok untuk kulit, Anda tidak bisa sembarangan membersihkan wajah. Alih-alih kulit sehat, keliru membersihkan wajah malah menimbulkan berbagai masalah kulit.

Oleh karena itu, ikuti aturan membersihkan wajah berikut ini agar kulit terhindar dari jerawat, ruam, dan iritasi:

1. Mencuci muka secara rutin yaitu sebelum dan sesudah bangun tidur. Di pagi hari, kulit wajah perlu dibersihkan dari minyak yang diproduksi selama tidur. Pada malam hari, kulit wajah perlu dibersihkan dari kotoran dan riasan yang menempel selepas beraktivitas.

2. Anda tidak perlu membersihkan wajah terlalu sering karena dapat membuat kulit wajah menjadi kering.

3. Bagi Anda yang terpapar polusi secara intens atau memakai riasan tebal sebaiknya melakukan double cleansing.

4. Bersihkan setiap bagian wajah secara menyeluruh dengan sabun wajah dan air hangat. Lakukan gerakan memijat dengan lembut saat membersihkan. Jangan mengusap wajah terlalu keras karena bisa memicu iritasi

5. Bilas wajah dengan air hangat bersih. Lalu, keringkan wajah dengan handuk khusus wajah bukan handuk yang digunakan untuk mengeringkan tubuh.

Rewriter : Putri Kuzaifah
Sumber : Hellosehat.com
Tirto.ID
Loading...

Komentar