oleh

Bentuk Kabupaten Kepulauan, PPK2S Study Banding ke Kepri dan Sulawesi Utara

PortalMadura.Com, Sumenep – Panitia Persiapan Kabupaten Kepulauan Sumenep (PPK2S), Madura, Jawa Timur telah melakukan study banding ke dua kabupaten yang baru dimekarkan yakni kabupaten Sangahi Provinsi Sulawesi Utara dan Kabupaten Kepulauan Anambas Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).

“Study banding itu kami lakukan di dua kabupaten yang baru terbentuk itu sebagai bahan perbandingan bagi kami,” kata Sekjen PPK2S, Araful Firaq, Rabu (11/5/2016).

Selain itu, lanjut Araful, PPK2S juga telah melakukan survei di wilayah kepulauan yang akan menjadi kabupaten Kepulauan pada tahun 2015. Hasil survei itu akan menjadi dokumen persiapan pemekaran wilayah dengan nomenklatur Study kelayakan pemekaran wilayah kepulauan di Sumenep menjadi Kabupaten Kepulauan Sumenep.

“Saat ini kami sedang menyusun hasil survei atau dokumen tersebut. Dalam waktu dekat hasil survei itu pasti sudah selesai,” ujarnya.

Ia menyampaikan, pihaknya menargetkan minimal ada 6 kecamatan yang tergabung dalam Kabupaten Kepulauan Sumenep, diantaranya Kecamatan Kangayan, Arjasa, Sapeken, Raas, Gayam dan Nonggunong.

“Tapi untuk sementara ini, yang sudah melakukan komunikasi intens baru dengan tiga kecamatan yakni Kangayan, Arjasa dan Sapeken,” ucapnya.

Sebelumnya, puluhan mahasiswa dan pemuda asal kepulauan melakukan deklarasi Panitia Persiapan Kabupaten Kepulauan Sumenep (PPK2S) diatas kapal. Teks deklarasi dibacakan sesepuh warga kepulauan, Mahmud. Mereka sengaja melakukan deklarasi diatas kapal kayu sebagai bentuk protes kepada Pemkab Sumenep. Sebab, KM Darma Bahari Sumekar (DBS) yang merupakan kapal milik Pemkab Sumenep sudah tidak layak digunakan. (arifin/choir)


Tirto.ID
Loading...

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

portalmadura.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE