oleh

Berbenah Diri Demi Kemaslahatan Ummah

IKA YULIANA, perempuan yang suka makan seafood ini mempunyai pandangan jauh kedepan soal perempuan Madura. Meski dirinya berada disebuah lembaga perbankan, namun usaha untuk saling berbagi pengalaman kepada sesama perempuan selalu dilakukan.

Saling berbagi pengalaman, dinilainya solusi tepat untuk saling berbenah diri. Sebab, dalam era bebas mengakses informasi, perempuan juga dituntut untuk terus mengikuti perkembangan teknologi yang setiap detik selalu ada yang baru.

“Kita harus mengikuti perkembangan Iptek, tetapi tidak mengesampingkan kodrat kita sebagai wanita,” ujar Ika biasa disapa.

Menurut perempuan yang hoby main tenis ini, kaum hawa yang melek informasi melalui kecanggihan teknologi, tentu dengan sendirinya akan menambah kualitas seseorang. “Kita jangan terbelenggu dengan situasi, tetapi harus mampu berbuat untuk mewarnai keadaan,” ujarnya sambil tersenyum.

Oleh karenanya, tidak ada kata terlambat untuk berbenah diri demi kualitas diri. Hasilnya, juga untuk masyarakat luas. “Berbenah diri itu wajib. Berusaha memperbaiki lingkungan itu amanah kepada setiap orang sebagai kholifah dimuka bumi,” tegas perempuan kelahiran Sumenep, 26 Juli 1980.

Apapun yang dilakukan seseorang, kata dia, tentu bagian dari tugas dan kewajiban yang diembankan sang pencipta kepada ummatnya. Dalam tuntunan agama pun sudah digariskan. “Berbenah diri demi kemaslahatan ummah adalah ibadah,” tandas Ika yang suka warna ungu.(htn)


Komentar