Berdalih Pengganti Transportasi, Penerima Rastra Harus Bayar Rp.4 Ribu

Avatar of PortalMadura.Com
Berdalih Pengganti Transportasi, Penerima Rastra Harus Bayar Rp.4 Ribu
dok. Beras Bulog/ foto Serly

PortalMadura.Com, – Salah seorang warga Dusun Lan Pelan, , Kecamatan Waru, Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur mengaku harus mengeluarkan dana sebesar Rp.4 ribu untuk mendapatkan beras sejahtera ().

“Alasannya untuk biaya transportasi armada,” kata salah seorang warga kurang mampu, berinisial BR, pada PortalMadura.Com, Minggu (22/7/2018).

Ia mengaku sudah tiga kali menerima Rastra selama tahun 2018. Setiap penerimaan Rastra ia selalu diminta biaya.

“Awalnya, diminta Rp.4 ribu jika Rastra diantar langsung ke rumah. Namun, masyarakat hanya diminta Rp.3 ribu kalau diambil sendiri ke rumah kepala dusun,” terangnya.

Untuk bulan ke-empat, hingga saat ini, ia belum menerima Rastra. “Bulan ke-empat sampai sekarang belum ada Rastra,” imbuhnya.

Sementara, Kepala Desa Sana Laok, Abdur Rahman mengaku tidak pernah memerintahkan perangkat desa untuk meminta biaya pengganti trasportasi Rastra pada penerima manfaat.

“Saya belum tahu Mas, tidak mendengar informasi terkait masyarakat diminta biaya transportasi Rastra. Tapi, yang jelas Rastra itu gratis untuk penerima,” katanya, via telepon.

Disampaikan, proses pendistribusian Rastra di desanya diserahkan pada masing-masing dusun.

“Biasanya, pihak dusun meminta cukup seribu rupiah untuk ganti biaya transport. Itupun, jika lokasi untuk menjemput Rastranya sangat jauh,” jelasnya.(Rafi/Har)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.