Beredar Rekaman Penyelenggara Pemilu Dapat Uang Rp 400 Juta Untuk Geser Suara

Avatar of PortalMadura.com
Pemilu 2019
Ilustrasi (Google)
    Bagikan:

PortalMadura.Com, Pamekasan – Di tengah memanasnya hilangnya suara Partai Persatuan Pembangunan (PPP) di Daerah Pemilihan (Dapil) 1 Pamekasan, Madura, Jawa Timur, akhirnya beredar rekaman suara yang menyebutkan Panitia Penyelenggara Kecamatan (PPK) menerima uang Rp 400 juta dari salah satu Calon Legislatif (Caleg).

Dalam rekaman tersebut, dua orang laki-laki berbincang terkait aliran uang jutaan rupiah kepada PPK Kecamatan Kota Pamekasan yang membuat suara partai berlambang kakbah itu hilang. Seharusnya PPP mendapat 2 kursi di Dapil 1, tapi hanya mendapatkan 1 kursi.

Dua orang yang berkomunikasi via telpon tersebut salah satunya mengaku jika uang Rp 400 juta itu diberikan kepada PPK, saksi dan beberapa pihak lainnya.

“Positif PPP dapat 2 (kursi, red), kalau saya tidak tahu sama sekali bro, uang yang keluar (ke PPK, red) Rp 400 juta,” katanya dalam pembicaraan berbahasa Madura tersebut.

Baca Juga:  Al Miftah Menang 4-0 atas Sumber Payung, Liga Santri KSAD 2022

“Katanya Rp 100 juta bro, yang mana yang benar, ” tanya satu orang lainnya.

“Rp 400 juta fix, yang penting kamu jangan kasih tahu dari saya (informasinya, red),” jawabnya lagi menguatkan.

Dia menduga, rekapitulasi yang sering molor untuk tingkat DPRD Kabupaten diduga akibat adanya ‘eksekusi’ pergeseran suara PPP ke partai lain. Soal teknis pengaturan suara tersebut dia tidak menjelaskannya secara detail.

“Ya pasti dieksekusi malam itu bro, ya sudah jangan bahas itu, yang penting uang yang masuk itu 400 juta.

Hingga berita ini diturunkan belum ada konfirmasi dari pihak terkait adanya isu dalam rekaman itu.

Baca Juga : PNS Pamekasan Keluhkan Tunjangan Tak Kunjung Cair

Beberapa waktu lalu, simpatisan PPP dari Dapil 1 yang meliputi Kecamatan Pamekasan dan Kecamatan Tlanakan ngeluruk Kantor Kecamatan Pamekasan lantaran adanya dugaan jual beli suara di tingkat PPK, sehingga suara partainya hilang.

Baca Juga:  Al Istikmal dan Al Amin Melenggang ke Babak 8 Besar Liga Santri KSAD 2022

Ketua PAC PPP Kota Pamekasan, Hanafi akhirnya melaporkan ke Bawaslu terkait hilangnya suara partainya.

“Suara PPP berkurang 102 saat rekapitulasi di Kecamatan, padahal di TPS dan Desa masih utuh” katanya.


Ikuti Berita Terbaru Dari PortalMadura.com di Google Berita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.