oleh

Berserakan Baliho Bacabup, Ini Kata Bawaslu Sumenep

PortalMadura.Com, Sumenep – Akhir-akhir ini banyak baliho berukuran besar yang memuat pesan sosialisasi diri terpasang di pojok-pojok kota bahkan di pelosok desa di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur.

Wajar, karena pada tahun 2020, di Kota Keris ini akan digelar pesta rakyat berupa pemilihan Bupati dan Wakil Bupati.

Namun, sebagian masyarakat menilai baliho tersebut merusak pemandangan, bahkan mengotori keindahan kota. Karena, tidak sedikit baliho atau spanduk promosi calon itu dipasang di tempat yang tidak semestinya.

Menanggapi banyaknya baliho dan spanduk promosi Bacalon itu, Komisioner Bawaslu Sumenep, Imam Syafi’i menyampaikan, saat ini masih belum masuk tahapan pemasangan alat peraga kampanye, sehingga Bawaslu belum bisa berbuat banyak.

“Saat ini belum ada penetapan calon. Bahkan pendaftaran pun belum dibuka. Kalau ada baliho promosi Bacalon itu bukan kewenangan kami untuk menentukan apakah melanggar atau tidak,” kata Imam Syafi’i, Sabtu (18/1/2020).

Untuk itu, jelasnya, Bawaslu belum bisa melakukan penertiban terhadap baliho tersebut. Hanya saja, jika itu dinilai melanggar Perda, baik itu ukuran atau penempatannya, merupakan kewenangan pemerintah daerah dalam hal ini Satpol PP untuk menertibkan.

“Kalau pemasangan baliho itu dinilai melanggar Perda, silakan Satpol PP yang berwenang. Kami tidak mempunyai kewenangan dalam hal itu,” ucapnya.

Baca Juga : Bersolek, Pantai Sembilan Pamer Keindahan Malam Hari

Hanya saja, ia berharap bagi semua Bacalon yang memasang baliho promosi atau aktualisasi diri, dipersilakan tetap mematuhi aturan atau perda yang berlaku.

“Jangan sampai kepentingan pribadi mengalahkan kepentingan bersama,” harapnya.

Penulis : Samsul Arifin
Editor : Putri Kuzaifah
Tirto.ID
Loading...

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

portalmadura.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE