oleh

Bertandang, Perssu Tundukkan Persewangi di Menit Akhir 2-1

PortalMadura.Com – Bertandang ke kandang Persewangi Banyuangi, Perssu Kaisarra Madhure tampil perkasa, Minggu (15//5/2016).

Setelah sempat tertinggal di babak pertama 1-0, Laskar Kuda Terbang akhirnya membalikkan keadaan di menit-menit akhir pertandingan menjadi 2-1.

Memasuki babak pertama, pemain Persewangi Banyuangi langsung tampil menyerang.

Beberapa kali lini belakang anak-anak asuh coach Salahuddin, pelatih Perssu Kaisarra Madhure, sempat kocar-kacir. Meski tak satupun peluang dapat diciptakan oleh para pemain Persewangi.

Memasuki menit ke-10, para pemain tim kebanggaan masyarakat Sumenep itu berhasil keluar dari tekanan. Beberapa kali lini serang Perssu berhasil merangsek ke lini pertahanan Persewangi. Meski tak satupun gol berhasil mereka cetak.

Keasyikan menyerang, petaka didapat Perssu Kaisarra Madhure pada menit ke-18. Gawang mereka yang dijaga oleh Ali Budi Raharjo kebobolan oleh pemain depan Persewangi Trubus Gunawan melalui kaki kanannya.

Sebelumnya sempat terjadi kemelut di depan gawang Perssu.
Tertinggal 1-0, para pemain Perssu berusaha mengejar ketertinggalan. Beberapa kali serangan dilancarkankan, namun terbentur kokohnya lini belakang Persewangi. Jual beli serangan pun terus terjadi. Peluang demi peluang diciptakan masing-masing tim.

Memasuki menit 21, pelatih Perssu melakukan pergantian pemain. Andre Vamberyono digantikan oleh Didik Aryanto. Sementara pada menit ke-24 pemain belakang Perssu, Anis Mujiono diganjar kartu kuning usai melanggar pemain lawan.

Di menit 30, pelatih Persewangi Banyuangi Bagong Iswahyudi juga melakukan pergantian pemain. Pemain dengan nomor punggung 14 Irigit Ishariansyah digantikan Feri Irawan. Dan pada menit ke 33, pemain depan Persewangi Dominggus Fredi juga diganjar kartu kuning usai melanggar pemain Perssu.

Hingga babak pertama usai, tak ada gol tambahan. Sementara, Perssu Kaisarra Madhure tertinggal 1-0 dari Persewangi.

Memasuki babak kedua, para pemain Perssu langsung mengambil inisiatif menyerang. Sejak peluit pertanda pertandingan babak kedua mulai ditiup, pemain Laskar Kuda Terbang mengurung lini pertahanan Persewangi. Sejumlah peluang pun didapatkan meski belum berhasil membobol gawang Persewangi.

Di menit ke 50 pertandingan mulai memanas. Kartu kuning kembali diberikan oleh wasit Cholid Daryanto. Kali ini kartu kuning diberikan kepada Feri Irawan karena melakukan pelanggaran. Di saat bersamaan, di kubu Perssu Salahuddin kembali melakukan pergantian pemain. Benny Azhar masuk menggantikan Asmari Akman.

Pertandingan memasuki menit ke 68, satu pemain Perssu kembali mendapat ganjaran kartu kuning karena dinilai melakukan pelanggaran. Kartu kuning kali ini diberikan kepada Jodi Kustiawan. Delapan menit berselang, Joko Prayitno juga dikartu kuning oleh wasit di menit ke 76.

Pertandingan mulai memanas. Bahkan pertandingan sempat dihentikan pada menit ke 78 lantaran terjadi adu mulut antar pemain Perssu dengan Persewangi. Beruntung, meski pelatih Persewangi sempat masuk lapangan, adu jotos tak sampai menjadi pemandangan memalukan di tengah lapangan.

Memasuki menit-menit terakhir, tepatnya di menit ke 80 Didik Aryanto yang masuk menggantikan Andre Vamberyono di menit 21 mampu menyamakan kedudukan. Gol yang dibuat Didik ke gawang Persewangi yang dijaga Boy Vilanosa itu sementara menyamakan skor menjadi 1-1.

Seperti mendapat angin segar setelah mencetak gol penyama, para pemain Perssu kembali mengurung lini belakang Persewangi. Hingga akhirnya, empat menit berselang dari gol penyama, pada menit ke 84 Perssu membalikkan kedudukan menjadi 2-1. Kali ini gol dicetak oleh striker Joko Prayitno.

Skor 2-1 untuk kemenangan Perssu Kaisarra Madhure bertahan hingga peluit panjang dibunyikan. Dengan begitu, Perssu berhasil mencuri tiga poin di kandang Persewangi. Kini Perssu sudah mengumpulkan 6 poin dari hasil pertandingan.

Atas kemenangan tersebut, Salahuddin mengaku bersyukur. Namun eks pelatih Barito Putra itu mengaku tak akan terbuai dengan pencapaian Perssu sejauh ini. Latihan demi latihan akan terus dilakukan agar para pemain Perssu semakin solid.

Disinggung soal adanya insiden kericuhan yang sempat mewarnai jalannya pertandingan, Salahuddin mengatakan bahwa hal itu meruapakan hal biasa.

“Dalam dunia sepak bola, hal seperti itu (ricuh) itu biasa. Asalkan tidak sampai berlebihan. Tapi lebih baik hal semacam itu tak perlu terjadi,” tuturnya.(rls/har)

Komentar