oleh

Bina Marga Bela Kontraktor Proyek Pembangunan Fasilitas Umum

SUMENEP (PortalMadura) Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga Sumenep, Edi Rasiadi mengatakan, pembangunan fasilitas umum seperti pelebaran jalan disepanjang jalan Trunojoyo dipastikan menggunakan material disesuaikan dengan struktur tanah.

Struktur tanah disepanjang jalan Trunojoyo itu, memang harus menggunakan batuputih sebagai dasarnya. Sebab, jika langsung menggunakan sirtu yang dari jawa itu dipastikan air yang ada didasar jalan itu akan naik dan merusak aspal jalan. ‘

“Makanya kami menggunakan batuputih didasar paling bawah, diatasnya baru pasir atau batu yang jenisnya dari jawa itu. Dan itu sudah sesuai spesifikasi,” kata Edi Rasiadi kepada Portal Madura, Rabu (16/10/2013).

Menurut Edi, dalam pelebaran jalan sepanjang 1 kilometer itu akan ada empat lapisan sirtu yang digunakan, dilapisan paling bawah memang menggunakan batuputih dan diatasnya baru sirtu dari jawa.

“Nanti ada empat lapis, karena jika tidak dibuat berlapis-lapis kami khawatir cepat rusak,” urainya

Dia memaparkan, proyek yang menelan anggaran sebesar Rp 1 milyar APBD II 2013 itu diproyeksikan untuk pembangunan jalan sepanjang 1 kilometer. Sepanjang 100 meter di selatan pintu masuk kota dan 900 meter di depan kampus Unija, semuanya dijalan Trunojoyo Aumenep. “Jadi semuanya sepanjang 1 KM,” imbuhnya.

Dari anggaran sebesar Rp9 Miliyar itu untuk pelebaran jalan dan median jalan. “Jadi tidak hanya untuk perbaikan, tapi nanti jalan itu akan dibuat dua arah,” pungkaanya.(arif/htn)


Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.