Bitcoin Kembali di Atas US$93.000, Tanda Akhir Crypto Winter atau Jeda Sementara?

Avatar of PortalMadura.com
Bitcoin Kembali di Atas US$93.000, Tanda Akhir Crypto Winter atau Jeda Sementara?
Bitcoin Kembali di Atas US$93.000, Tanda Akhir Crypto Winter atau Jeda Sementara?

PortalMadura.comPasar aset kripto yang sempat terombang-ambing sejak awal November 2025 mulai menunjukkan tanda-tanda stabilisasi.

Pada Kamis (4/12/2025) pukul 13.15 WIB, harga Bitcoin berada di level US$93.100,14 (sekitar Rp1,54 miliar), naik 1,9% dibandingkan pekan sebelumnya. Namun, kenaikan ini masih jauh dari puncak historisnya di US$126.000 yang dicatat pada awal Oktober.

Penurunan tajam sejak Oktober telah menghapus lebih dari US$1 triliun dari valuasi pasar Bitcoin, menjadikan kinerja tahun berjalan (year-to-date/YTD) nyaris datar—hanya naik 0,42%.

Aksi jual besar-besaran dipicu oleh penarikan dana lebih dari US$3,5 miliar dari ETF Bitcoin yang terdaftar di AS, menurut data Bloomberg.

Faktor lain termasuk ancaman kebijakan tarif baru dari mantan Presiden AS Donald Trump yang mengguncang pasar pada awal Oktober.

Selain Bitcoin, aset kripto utama lainnya seperti Ethereum (ETH) juga mengalami tekanan berat. ETH sempat anjlok hingga US$2.684 pada 21 November—turun sekitar 40% dari puncaknya di Agustus.

Namun, harga kini berusaha pulih ke kisaran US$3.223, didorong oleh peluncuran upgrade jaringan Fusaka pada Rabu (3/12), yang bertujuan meningkatkan skalabilitas melalui peningkatan kapasitas blok dan ketersediaan data, menurut laporan Decrypt.

Ketidakpastian pasar juga diperparah oleh komentar Phong Le, CEO Strategy Inc.—perusahaan yang dikenal sebagai salah satu akumulator Bitcoin terbesar.

Ia menyatakan perusahaan bersedia menjual aset kripto jika diperlukan untuk membayar utang, memicu kekhawatiran investor. Meski demikian, pada awal Desember, perusahaan mengumumkan cadangan likuiditas senilai US$1,4 miliar untuk meredam spekulasi tersebut.

Sean McNulty, Kepala Perdagangan Derivatif APAC di FalconX, menyebut level US$80.000 sebagai support kritis berikutnya untuk Bitcoin.

“Kami memperkirakan hambatan struktural akan terus berlanjut bulan ini,” ujarnya kepada Bloomberg News.

Di sisi sentimen, data dari Coinglass menunjukkan taruhan bearish senilai US$400 juta telah dilikuidasi dalam 24 jam terakhir—tanda bahwa tekanan jual mulai mereda.

Namun, Chris Beauchamp, analis utama di platform investasi IG, tetap menyarankan kehati-hatian.

“Banyak harapan palsu muncul dalam beberapa bulan terakhir. Meski kini harga mendekati US$93.000 lagi, kita perlu melihat apakah momentum ini benar-benar berkelanjutan,” katanya.

Saat ini, pasar kripto berada di persimpangan jalan: apakah ini awal dari pemulihan jangka panjang atau sekadar jeda sebelum badai berikutnya?

Dengan volatilitas yang masih tinggi dan sentimen global yang rapuh, investor diminta untuk tetap waspada meski sinyal optimisme mulai bermunculan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses