oleh

BK DPRD Pamekasan Panggil AJP Terkait Dugaan Kekerasan Oknum Dewan

PortalMdura.com, Pamekasan – Badan Kehormatan (BK) DPRD Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur memanggil Aliansi Jurnalis Pamekasan (AJP), untuk klarifikasi terhadap kasus kekerasan yang dilakukan oleh oknum dewan terhadap wartawan, Rabu (28/5/2014).

Sebelumnya para kuli tinta yang tergabung dalam AJP ini menggelar aksi unjuk rasa, agar kasus kekerasan yang melibatkan wakil rakyat itu diproses sesuai aturan kode etik yang ada di DPRD.

Ketua BK DPRD Pamekasan Boy Suhari Sajidin saat itu didampingi oleh Anggota BK lainnya, Suryono, Halilullah dan H.Sukkur. Boy Suhari Sajidin mengatakan, pemanggilan tersebut untuk mengklarifikasi terhadap laporan adanya dugaan kekerasan terhadap wartawan oleh oknum anggota DPRD Pamekasan yang disampaikan oleh AJP, dan langkah itu bagian dari langkah BK untuk mengusut kasus tersebut.

“Pemanggilan ini untuk meminta keterangan terhadap teman-teman wartawan, dan ini prosesnya masih panjang untuk melangkah ke berikutnya,” katanya Rabu (28/05/2014).

Politisi Partai Golkar menjelaskan, selain memanggil AJP, pihaknya juga akan memanggil korban dan saksi-saksi yang mengetahui peristiwa pemukulan yang dilakukan oleh oknum anggota dewan itu.

“Ini baru awal dan pasti akan berlanjut, dan prosesnya masing panjang, jadi tunggu saja,” Jelasnya.

Sementara itu, Ketua AJP Moh. Zuhri yang mengahadiri pemanggilan itu bersama sekretaris AJP Taufiqurrahman dan pensehat AJP Moh Muchsin, usai pemanggilan itu mengatakan, kehadirannya di ruang BK DPRD Pamekasan itu tidak dalam rangka membela wartawan yang menjadi korban, tetapi untuk membela profesi kewartawanan agar hal serupa tidak dialami oleh wartawan lainnya.

“Kekerasan terhadap wartawan seharusnya tidak dilakukan, apalagi oleh anggota DPRD Pamekasan.J ika tidak puas dengan adanya hasil kerja jurnalistik, seharusnya ada cara-cara yang ditempuh yang telah diatur dalam undang-undang, bukan malah melakukan kekerasan,” katanya singkat.(reiza/nia)


Komentar