BNI Berbagi, Salurkan CSR Sarana UMKM dan Sumur Bor Bagi Warga Pamekasan dan Sampang

Avatar of PortalMadura.Com
Penulis: HartonoEditor: Hartono
BNI Berbagi, Salurkan CSR Sarana UMKM dan Sumur Bor Bagi Warga Pamekasan dan Sampang
bantuan program tanggungjawab sosial dan lingkungan (TJSL) BUMN.(Istimewa)

PortalMadura.Com, – PT. Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk, () Cabang Pamekasan menyalurkan bantuan corporate social responsibility () di Kabupaten Pamekasan, Madura.

Hal tersebut sejalan dengan misi ke-5 BNI yaitu meningkatkan kepedulian dan tanggungjawab terhadap lingkungan dan komunitas.

BNI berkomitmen mengalokasikan dana bina lingkungan bidang sosial kemasyarakatan yang akan diberikan kepada lingkungan di Kabupaten Pamekasan atas bantuan program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) BUMN.

Program itu difokuskan untuk sarana peralatan atau mesin bagi wirausaha baru Kabupaten Pamekasan, Sumur Bor di Desa Waru Barat, Kecamatan Waru, Kabupaten Pamekasan.

BNI Berbagi, Salurkan CSR Sarana UMKM dan Sumur Bor Bagi Warga Pamekasan dan Sampang

Selain itu, pembangunan pelengsengan tebing di Desa Tlambah, Kecamatan Karang Penang, Kabupaten Sampang, Madura.

Dalam penyerahan CSR secara simbolis dilakukan oleh Pemimpin BNI Cabang Pamekasan Eri Prihartono.

Ia mengatakan, CSR tersebut merupakan perwujudan misi untuk meningkatkan kepedulian dan tanggung jawab kepada lingkungan dan masyarakat.

Program tersebut bertujuan memenuhi salah satu sarana dan prasarana sosial.

“Semoga CSR yang diberikan BNI dapat bermanfaat baik untuk masyarakat Kabupaten Pamekasan dan Kabupaten Sampang,” kata Eri.

Dengan bantuan CSR yang diberikan, diharapkan dapat membantu masyarakat menciptakan peluang kerja baru sehingga dapat meningkatkan perekonomian di Kabupaten Pamekasan bisa tumbuh secara menyeluruh.

“Dimana untuk bantuan CSR Sumur Bor diharapkan bisa membantu 70 kepala keluarga di sekitar lokasi bantuan yang mengalami kekurangan air bersih,” ujarnya.

“Sedangkan untuk pembangunan plengsengan tebing diharapkan dapat mencegah terjadinya tanah longsor di desa setempat,” tandas Eri.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.