oleh

Buah Mangrove Dapat Mengatasi Krisis Pangan

PortalMadura.Com, Sampang – Pohon bakau (mangrove) yang banyak tumbuh di tepi pantai tidak hanya sebagai penahan abrasi maupun melindungi ekosistem laut, tetapi dapat berfungsi sebagai pengganti tepung untuk membuat roti maupun kripik.

Buah mangrove dari spesies B Gymnorrhiza (lindur), banyak di jumpai di pesisir Kecamatan Pengarengan, Sampang, Madura, Jawa Timur. Potensi ini, dapat dibudidayakan untuk di jadikan komoditas lokal. Salah satunya, dapat mengatasi krisis pangan.

“Secara alami, buah mangrove memberikan warna kecoklatan. Yang sudah menjadi tepung bisa di bentuk menjadi adonan yang kalis dan mempunyai kandungan Amilosa hampir sama dengan beras yaitu sekitar 17 persen,” terang Nurrahmad, Tenaga Konsultan Bisnis Kecamatan Pengarengan, Minggu (30/11/2014).

Untuk mengolah buah mangrove menjadi tepung tidaklah sulit. Yaitu, buah mangrove spesies B di kupas dan di cincang sampai pipih, supaya kandungan Tanin (racun) hilang. Setelah itu, direndam selama 3 hari. Kemudian direbus dengan air mendidih sambil di aduk selama 30 menit. Buah mangrove yang sudah di rebus di jemur selama satu hari. Lalu, di giling dan di ayak.

“Pada waktu diolah Tanin maupun HCN akan berkurang secara signifikan, sehingga tepung buah lindur aman di konsumsi manusia,” kata Nurrahmat.(det/htn)


Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.