Budidaya Jagung Dengan Hasil yang Menguntungkan

Avatar of PortalMadura.com
Penulis: Mariyatul KiptiyahEditor: Hartono
Budidaya Jagung Dengan Hasil yang Menguntungkan

PortalMadura.Com – Jagung dapat tumbuh di semua jenis tanah, Jagung yang baik biasanya tumbuh ditanah yang subur, gembur, dan kaya akan humus serta aerasi. Pada tanah yang memiliki kandungan debu, sangatlah bagus digunakan menanam jagung.

Hal yang perlu diperhatikan dalam menanam jagung

Baca Juga

1. Melihat Iklim

Jenis cuaca yang butuhkan oleh sebagian besar tanaman adalah daerah yang beriklim sedang, hingga daerah yang beriklim tropis yang basah. Tanaman jagung dapat tumbuh didaerah yang terletak antara 0-5 derajat Lintang Utara, hingga 0-40 derajat Lintang Selatan.

2. Memperhatikan Media Tanam

Jagung tidak memerlukan persyaratan tanah yang khusus. Agar supaya dapat tumbuh optimum tanah harus gembur, subur dan kaya humus.
Jenis tanah yang dapat ditanami jagung antara lain andosol, latosol, grumosol, tanah berpasir.

Pada tanah-tanah dengan tekstur berat masih dapat ditanami jagung dengan hasil yang baik dengan pengolahan tanah secara baik. Sedangkan untuk tanah dengan tekstur lempung/liat berdebu adalah yang terbaik untuk pertumbuhan.

3. Ketinggian Tempat

Tanaman jagung dapat ditanam di negara Indonesia dari dataran rendah, sampai di daerah pegunungan yang memiliki ketinggian antara 1000-1800 meter diatas permukaan laut. Daerah dengan ketinggian optimum antara 0-600 meter diatas permukaan laut, merupakan ketinggian yang baik bagi pertumbuhan tanaman jagung.

Cara Menanam Jagung Dengan Baik di Mulai dari Bibit Jagung

1. Buatlah bedengan pada lahan yang akan  anda tanam dan berikan jarak antara 100 cm x 40 cm.
Kedalaman tanam sedalam 3 – 5 cm
Dalam satu lubang berisi 2 biji jagung
Tutup kembali lubang yang telah diberi bibit lalu anda siram.

Proses ini memang terlihat cukup sederhana, namun jika anda asal-asalan, dapat menyebabkan hasil yang kurang baik atau gagal panen.

2. Melakukan penyulaman, penjarangan, pembubunan, pemupukan dan pengairan, serta pencegahan hama tanaman.

3. Pembasmian

Pembasmian ini dilakukan agar terhindar dari hama dan penyakit tumbuhan. Seperti ulat tanah, belalang, kumbang bubuk, lalat bibit dan lain sebagainya.

4. Siap panen

Setelah melakukan usaha, mulai dari penanaman, perawatan maka sudah sebaiknya melakukan masa panen dan menyelesaikan pasca panen seperti mengupas kulit jagung sebelum dijual.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.