oleh

Bunda, Begini Cara Cerdas Hadapi Si Kecil yang Pemalu dan Pendiam

PortalMadura.Com – Ketika menghadapi anak yang introvert pasti kebanyakan orang tua kebingungan. Bagaikan putri malu, si kecil begitu tertutup dan menarik diri saat bertemu dengan orang-orang yang baru dikenalnya. Sehingga berbagai cara dilakukan oleh orang tua agar mereka tidak pasif dan gelendotan di tubuh Bunda dan Ayah.

Lantas, kira-kira apa yang salah pada si kecil?. Anak yang terlalu pendiam dan pemalu, memang membuat orang tua jadi kesulitan memahami keinginannya. Pasalnya, mereka cenderung introvert dan sulit mengekspresikan perasaannya.

Jika buah hati Anda salah satunya, Anda tidak perlu kebingungan. Psikolog dari Amerika, Dr Barbara Markway, mengatakan bahwa terkadang menjadi ibu memang benar-benar sulit. Seorang ibu perlu menyadari bahwa temperamen anak merupakan salah satu aspek kepribadiannya. Jadi, tidak akan menghilangkan kekuatan yang melekat padanya.

Karena itu, lanjut Barbara, terimalah anak apa adanya dan tidak perlu mengubahnya menjadi ‘kupu-kupu’ sosial yang aktif. Sebab, ada banyak kekuatan tersembunyi dalam diamnya mereka. Sebagai contoh banyak anak pendiam yang tangguh, memiliki sikap mengontrol diri, teliti, lembut, perhatian, dan penuh kasih. Mereka lebih peka terhadap kebutuhan dan perasaan orang lain.

Baca Juga: Moms, Kenali 7 Ciri Anak Anda Akan Tumbuh dengan Kepribadian Introvert

Dengan begitu, Anda tidak perlu khawatir melihat anak tumbuh jadi sosok pendiam dan pemalu. Mereka hanya membutuhkan Anda yang senantiasa mendukungnya kapanpun dan dimanapun.

“Tunjukkan pada anak bahwa Bunda mencintainya apa adanya. Pada saat yang sama, tunjukkan pula bahwa Bunda selalu ada untuk membantunya mencoba hal-hal baru untuk mencapai tujuan apa pun yang ingin dikejar,” ujarnya.

Akan tetapi, sikap diam saja tidak cukup. Sebab, dalam menghadapi anak yang cenderung pemalu dan pendiam, Anda sebaiknya jangan hanya menerima anak apa adanya. Tapi, harus disertai dengan sikap menghargai dia apa adanya. Perlu Anda ketahui, bahwa anak-anak yang pemalu atau tertutup seringkali baik, bijaksana, fokus, dan sangat menarik. Asalkan mereka berada di lingkungan yang cocok dengan mereka.

Tidak hanya itu, anak-anak tipe ini biasanya memiliki kapasitas untuk mengembangkan minat tertentu. Nah, Anda bisa mengembangkan antusiasme tersebut. Caranya, libatkan secara intens dirinya dalam suatu kegiatan di mana bakatnya dapat berkembang dengan baik. Hal ini penting karena dapat mengembangkan kepercayaan diri anak lebih besar.

Aktivitas saat anak-anak seperti main sepak bola dan berlatih piano dapat bekerja efektif pada beberapa anak. Anda pun dapat mencoba hal tersebut. Atau, Anda juga bisa menggali apa yang menjadi bakat terpendamnya, kemudian dapat memberikan wadah padanya lebih luas lagi agar lebih berkembang.

Rewriter : Salimah
Sumber : haibunda.com
Tirto.ID
Loading...

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

portalmadura.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE