oleh

Bunda, Ini 6 Cara Atasi Anak yang Berkata Kasar di Hadapan Orang Lain

PortalMadura.Com – Sebagian orang tua pasti merasa sangat malu ketika anaknya mengucapkan kata tidak pantas di hadapan orang lain. Apalagi, jika mereka tidak pernah mengajarkan kalimat sekasar itu pada si kecil.

Akan tetapi, kenapa bisa buah hati Anda malah melantangkan kata-kata yang tidak pantas, seperti mengumpat atau menggunakan kata-kata kasar di khalayak umum?. Anda jangan langsung memarahi anak Anda, terlebih dahulu tenangkan pikiran Anda. Karena, ada cara-cara terbaik untuk menghentikan kebiasaan buruk anak yang seperti itu.

iklan pilbup

Berikut enam cara atasi anak yang berkata kasar di depan orang lain:

Diamkan Dulu
Jangan bereaksi terhadap perkataan kasar yang diucapkannya. Sebab, anak punya kecenderungan mencoba berbagai hal baru dan melihat reaksi orang terhadapnya. Apabila Anda tidak menunjukkan rasa kesal, marah, atau penghargaan, maka dia akan segera melupakannya.

Haram untuk Tertawa
Haram besar ketika Anda terkekeh gemas ketika anak mengucapkan kata kasar. Karena hal itu membuatnya berpikir kata kasar tersebut bersifat menghibur, dan kemungkinan anak bakal mengulanginya lagi.

Tidak Usah Bereaksi Berlebihan
Normal kalau Anda marah dengan perilakunya, tapi usahakan tetap tenang tanpa reaksi berlebihan. Reaksi macam ini hanya akan membuatnya malu dan menarik perhatian orang lain. Anak juga bisa menggunakan kata itu lagi hanya untuk mengganggu Anda.

Perhatikan Lingkungan
Otak anak macam spons yang mudah menyerap apa pun yang berterbangan di sekitarnya. Maka itu, pastikan bahwa orang-orang sekitar Anda tidak menggunakan kata kasar di depannya. Apabila ada tetangga yang demikian, Anda harus menjauhkan anak dari orang macam itu.

Tawarkan Kata Alternatif
Kalau anak Anda sudah lumayan besar, Anda bisa memilihkan kata lain yang lebih sopan untuk mewakili perasaannya. Daripada berkata (maaf) “goblok”, tawarkan kata macam “tidak pintar”.

Minta Maaf
Jika lidah Anda yang terselip mengatakan kata kotor di depannya, Anda harus segera meminta maaf dengan lugas dan lantang. Dengan demikian, si kecil paham kalau kata tersebut tidak sopan diucapkan. (merdeka.com/Salimah)


Tirto.ID
Loading...

Komentar