oleh

Bunda, Ini 6 Cara Cerdas Bantu Si Kecil Belajar Bicara

PortalMadura.Com – Memiliki anak dengan tumbuh kembang yang sehat dan cerdas merupakan dambaan semua orang tua. Sehingga saat anak sudah mulai mengucapkan beberapa kata, orang tua sudah sangat senang mendengarnya.

Sayangnya, untuk sampai lancar bicara dan menguasai bahasa, anak-anak akan melewati berbagai tahap belajar dari bayi, balita, hingga anak-anak. Seperti halnya bubbling, mengeja, dan cadel. Selama proses belajar bicara, pendampingan orang tua memang sangat diperlukan untuk membimbing anak agar bicaranya lancar.

Selamat Ibadah Puasa

Berikut ini enam panduan untuk orang tua dalam mendampingi anak belajar bicara:

Hindari Babytalk
Saat mengajarkan anak bicara mereka harus tahu dulu pelafalan suatu kata yang benar. Sering terjadi orang tua menirukan ucapan anak, seperti “kaget” menjadi “tadek”. ” Saya tidak mengatakan “Kirana tadek, tetapi tetap menggunakan kata yang benar “kaget, ya?”

Jika anak salah mengucapkan, luruskan kata yang dimaksud. Meskipun si kecil tidak bisa langsung mengucapkannya dengan benar, segeralah koreksi kata-katanya yang salah pengucapan agar hal itu tidak terus-menerus berlangsung.

Menyanyi
Untuk menambah kosa kata, lakukan dengan mengajak anak bernyanyi. Menyanyikan lagu dan sajak dengan tema yang berbeda sesuai dengan kegiatan yang dilakukan.

Membaca Buku
Saat membaca buku untuk anak, sesuaikan kalimatnya menjadi sederhana. Lalu, mintalah anak menceritakan kembali gambar-gambar yang ada di buku sesuai dengan bahasa mereka. Jika ada ucapan kata yang keliru, segera luruskan.

Mengajak Bicara
Ajak anak bicara tentang hal sederhana, misalnya bicara soal kegiatan yang dia lakukan. Seperti, ketika Kirana garuk-garuk karena alerginya kambuh, “Gatal, ya, Nak?. Sini, Ibuk usap-usap ya, Nak”. Selain itu tanyakan tentang perasaannya.

Peka Ketika Anak Bosan
Anak-anak sering merasa bosan, termasuk saat diajak bicara. Ketika situasi itu terjadi, hentikan percakapan dan cari kegiatan lain.

Gunakan Intonasi
Nada bicara sangat memengaruhi daya tangkap anak mengenal suatu kata. Jadi, gunakan tekanan-tekanan untuk kata-kata tertentu yang memang memudahkan anak cepat paham. (suara.com/Salimah)


Komentar