Bunda, Ini 7 Cara Berikan Perlindungan Ketika Si Kecil Mulai Merangkak

Bunda, Ini 7 Cara Berikan Perlindungan Ketika Si Kecil Mulai Merangkak
ilustrasi (Popmama.com)
    Bagikan:

PortalMadura.Com – Saat bayi sudah mulai merangkak, orang tua harus lebih berhati-hati. Seperti menciptakan perlindungan di seluruh rumah agar si kecil terhindar dari bahaya.

Pasalnya, sebagaimana data di Amerika menunjukkan lebih dari 2 juta anak mengalami kecelakaan di rumah setiap tahunnya. Jika tidak disiapkan dengan baik, maka dapat menimbulkan kepanikan tersendiri.

“Orang tua sebaiknya menciptakan perlindungan di rumah sebelum bayi lahir. Hal itu berguna untuk menghindari mereka dari stres karena merasa tidak bisa melindungi bayinya dengan baik saat terjadi kecelakaan,” kata professional babyproofer dan kepala penasihat untuk Safety 1st Squad, Kimberlee Mitchell.

Baca Juga: Kapan Bayi Mulai Belajar Merangkak? Ini Tahapannya

Berikut tujuh perlindungan yang sebaiknya Anda ciptakan di rumah:

Sesuaikan dengan Level Bayi
Menurut Sherri Hannan, program koordinator untuk perawat bersertifikat Safe Kids Fayette County di Kentucky Children’s Hospital, AS, hal terbaik untuk melindungi bayi dari sudut tajam atau benda-benda kecil yang dapat membahayakannya adalah dengan meletakkan di posisi rendah atau sesuai level bayi.

“Benda-benda tersebut bisa saja patah atau jatuh jika diletakkan di tempat yang tinggi. Jangan lupa juga untuk melindungi ujung meja atau benda lain yang tajam dengan perlindungan khusus,” jelas Sherri.

Simpan Benda Berbahaya
Bayi senang sekali memasukkan apa pun yang ditemukannya di dalam mulut. Artinya, Anda juga harus semakin waspada karena ia bisa saja tersedak benda-benda di sekitar rumah.

“Simpan semua benda kecil yang mungkin membahayakan ke dalam kaleng atau toples khusus dan letakkan di tempat yang tidak terjangkau untuk mengurangi risiko bayi tersedak,” ungkapnya.

Batasi Aksesnya
Melindungi bayi dari tangga tentu sebuah keharusan, namun ada beberapa ruangan di rumah yang juga harus ‘ditutup aksesnya’. Ketika memasang pagar, pilihlah yang menempel kokoh di dinding, bukan yang bisa dibongkar-pasang.

“Ketika bayi sudah bisa berdiri dan gemar menarik berbagai hal, pagar yang bisa dibongkar pasang kemungkinan dapat lepas dengan mudah,” jelas Kimberlee.

Pastikan bayi juga tetap aman saat mengeksplorasi ‘zona berbahaya’, seperti dapur, kamar mandi, garasi, teras, ruang cuci, dan kamar si kakak, di mana mainan-mainan kecil mungkin ada di lantainya.

Pelindung Stop Kontak
Jika Anda memiliki stop kontak yang jaraknya dekat dengan lantai, berikan pelindung khusus agar bayi tidak bisa menjangkau dan memakainya. Kini, sudah ada berbagai model pelindung stop kontak yang dapat Anda pilih, dari yang transparan, dapat digeser, hingga yang bisa dibuka-tutup. Ada pula pelindung kabel yang bisa Anda gunakan agar si kecil tidak bisa mengunyah dan membuatnya terkena aliran listrik.

Gunakan Kunci
Berhubung bayi Anda semakin aktif menjelajahi seisi rumah, si kecil pun akan meningkatkan kemampuan eksplorasinya dengan membuka semua laci dan lemari yang ada. Hal ini tentunya sangat berbahaya, apalagi jika Anda menyimpan berbagai cairan pembersih pakaian atau kamar mandi di dalamnya.

Karenanya, pastikan Anda selalu mengunci semua laci dan lemari dengan baik. Untuk keamanan, Anda sebaiknya juga memindahkan produk-produk berbahan kimia di lemari atau laci yang tinggi.

Singkirkan Benda Berbahaya
“Ketika bayi sedang bermain di situasi ruangan, singkirkan benda-benda yang mungkin membahayakannya, seperti pemanas portabel, tempat air, produk-produk pembersih, dan gunting. Simpan dengan baik setelah digunakan dan singkirkan saat tidak ada orang dewasa yang mengawasinya,” ungkap Sherri.

Prediksi Gerakan Tambahan
Ketika bayi sudah mulai bisa menarik sesuatu dan berdiri, berarti Anda harus meningkatkan perlindungan di rumah. Lemari antik milik nenek yang kelihatan kokoh, bisa saja bergoyang ketika si kecil mencoba memanjatnya. Tali tirai panjang di jendela pun dapat ditarik oleh bayi dan membuatnya tercekik.

Untuk itu, perabotan seperti rak buku sebaiknya diletakkan menempel di dinding yang lumayan tinggi agar bayi tidak bisa menjangkaunya. Sementara itu, tali tirai panjang atau kabel sebaiknya dilindungi dengan penggulung kabel khusus dan kunci semua jendela agar bayi tidak bisa membukanya dengan mudah.


Ikuti Berita Kami Lainya di Google Berita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.