oleh

Bunda, Ini Cara Gendong Bayi Yang Baik Dan Benar

PortalMadura.Com – Saat bayi baru lahir, perasaan takut salah posisi dalam menggendong bayi kerap dirasakan para orang tua, terutama yang baru pertama kali punya anak.

Menggendong bayi memang tidak bisa dilakukan sembarangan. Anda sebagai orang tua harus tahu cara menggendong bayi yang benar agar bayi tetap merasa nyaman dan aman saat digendong.

Dilansir dari laman Popmama.Com, Senin (12/4/2021), berikut cara menggendong bayi yang benar:

Menggendong Bayi Baru Lahir

Pastikan bahwa posisi tubuh Anda sejajar atau sedekat mungkin dengan tubuhnya. Lalu selipkan satu tangan Anda ke bagian leher hingga punggung atas. Kemudian letakkan tangan satunya dibagian belakang tubuh bayi atau di sekitar pantatnya.

Atur Kembali Posisi Tangan

Anda bisa mengatur kembali posisi tangan agar ia merasa lebih nyaman. Pastikan bahwa satu lengan telah menopang kepala dan leher dengan baik sementara lengan satunya menopang punggung, tungkai, dan kaki si kecil dengan baik.

Menggendong Dengan Posisi Tegak

Untuk menggendong bayi dengan posisi ini, Anda harus memastikan bahwa kepala bayi berada di atas bahu dengan posisi menghadap ke belakang. Topang leher dan kepala si kecil dengan satu tangan, sementara untuk tangan satunya gunakan untuk menopang sebagian punggung dan juga bokongnya.

Menggendong Dengan Posisi Duduk

Cara menggendong posisi duduk yaitu dengan menyadarkan punggung bayi di tubuh mama dan topang pangkal pahanya dengan tangan. Untuk tangan lainnya gunakan untuk menyangga bagian dada si kecil.

Menggendong Bayi Dengan Posisi M

Cara ini terbilang berisiko menyebabkan terjadinya displasia pinggul pada anak. Sebab, posisi ini akan memberikan penekanan yang lebih besar pada area pinggul. Posisi yang disarankan adalah menggendong bayi dengan posisi M atau M shape yaitu memposisikan kaki dan pantat si kecil membentuk huruf M. Dan pastikan lututnya berada lebih tinggi dari pantat. Posisi ini mirip sekali dengan posisi katak.

Rewriter : Raudatul Fitrah
Editor : Raudatul Fitrah

Komentar