oleh

Bunda, Lakukan 5 Trik Ini Saat Anak Alami Kekalahan

PortalMadura.Com – Setiap perlombaan yang diikuti anak, sebagai orang tua pasti menginginkan kemenangan. Meskipun kadang keinginan itu tidak bisa terwujud. Disaat inilah peran orang tua sangat dibutuhkan. Ajarkan pada anak untuk bisa menerima kekalahan.

Berikan pemahaman bahwa kekalahan itu merupakan kemenangan yang tertunda. Selain itu, dampingi anak Anda agar menjadi percaya diri kembali setelah kekalahannya. Ajarkan juga pada anak untuk bisa menerima kenyataan. Nah, ini ada beberapa tips yang bisa Anda lakukan saat anak mengalami kekalahan. Apa saja?.

Ini dia daftarnya:

Memahami Kekalahan
Kalah bukan berarti tidak juara. Pemahaman ini yang harus diberikan pada anak anda. Anda dapat mulai menjelaskan bahwa hasil akhir dari kompetisi bukan berarti tidak menjadi juara melainkan untuk tetap bersemangat, itu hanya sebuah permainan dan perjalanan masih panjang.
Orang tua harus memahami bahwa kompetisi bukan karena hasil akhir sehingga Anda pun akan mengajarkan anak Anda untuk menghargai upaya untuk berprestasi.

Meluapkan Perasaan
Anda dapat mengajarkan anak Anda untuk mengekspresikan kekalahan. Biasanya anak Anda akan menangis, memukul, menendang bahkan berteriak. Meskipun sulit untuk menjaga perasaan saat kalah akan tetapi dengan mendampingi untuk meluapkan perasaan kekalahan yang sedang dialami, Anda akan mendampingi dan mencintainya akan membuatnya kembali percaya diri.

Mengakui Kekurangan
Akui kekurangan bukan berarti bahwa anak anda tidak jago melainkan mengajarinya untuk rendah hati, menghargai orang lain dan menerima sebuah kekalahan sebagai proses belajar. Dengan demikian tidak ada yang salah dengan sebuah kekurangan sehingga Anda dapat memastikannya anak Anda dapat mengenal dirinya dengan kekurangan yang dimiliki.

Menghargai Kerja Keras Anak
Atmosfer dari lingkungan sekitar akan membantu dalam menerima kekalahannya sehingga peranan orang tua dalam menerima kekalahan anak. Mengatasi kekalahan bahwa kalah bukan berarti tidak menang melainkan proses kerja keras dan usaha, ketika anak mulai dihargai hasilnya akan membantu dalam segala prestasi untuk membuatnya percaya diri.

Fokus pada Proses
Memberian motivasi ketika anak Anda sedang berusaha keras meraih juara menjadi salah satu cara yang terbaik akan tetapi apabila anda terlalu fokus pada hasil akhir yaitu menang atau kalah maka anak Anda akan terbebani. Sehingga ajarkan anak anda untuk menghargai sebuah proses bukan hasil akhir, dengan begitu dia lebih mudah menerima kekalahan .

Dengan demikian pola asuh orang tua akan membantu menumbuhkan rasa percaya diri, tidak mudah menyerah dan menerima kekurangan di dalam diri anak sehingga ketika mengikuti perlombaan dan kompetisi tidak membuat anak terbebani. (bidanku.com/Desy)


Komentar