oleh

Bunda Perlu Tahu, Inilah Tahapan Umum Perkembangan Anak Usia 0-12 Bulan

PortalMadura.Com – Banyak orang salah kaprah tentang pertumbuhan dan perkembangan. banyak orang yang menganggap sama, padahal sebenarnya antara keduanya memiliki perbedaan, dimana Pertumbuhan adalah perubahan yang bersifat kuantitatif atau dapat diukur. Pertumbuhan biasanya menyangkut ukuran dan struktur biologis pada tubuh anak. Sementara yang dimaksud dengan perkembangan adalah perubahan kuantitatif dan kualitatif yang meliputi bertambahnya kemampuan (skill) struktur dan fungsi tubuh yang lebih kompleks. Perkembangan terjadi dalam pola yang teratur seiring dengan proses pematangan/maturitas anak.

Perkembangan setiap anak tentunya berbeda-beda. hal ini dipengaruhi oleh beberapa faktor, seperti faktor biologis (genetik), psikologis, lingkungan, hingga interaksi beberapa faktor tersebut. Di usia 0-12 tahun perkembangan dan pertumbuhan otak terjadi dengan pesat, oleh itu penting rasanya bagi orang tua untuk memantau perkembangan dan belajar sesuai dengan tahapannya. Dilansir dari rs-jih.co.id, Sabtu (10/4/2021) berikut adalah tahap pertumbuhan anak sesuai usia 0-12 bulan:

USIA 0-3 BULAN

Pada usia ini kondisi motorik kasar anak terbilang masih cukup sederhana, namun anak sudah mampu Mengangkat kepala dan dada saat tengkurap, menyokong tubuh bagian atas dengan lengan saat tengkura, membuka dan menutup telapak tangan, mengangkat tangan ke mulutm, dan mampu meraih serta menggoyangkan mainan.
Sedangkan kondisi sosial dan emosi, umumnya anak sudah mampu tersenyum, Mulai menikmati bermain bersama orang lain, Lebih komunikatif dan ekspresif dengan wajah dan tubuh

USIA 4-7 BULAN

Pada usia ini kondisi motorik kasar anak sudah terbilang mampu lebih meningkat dari usia sebelumnya, seperti mampu Tengkurap bolak balik, duduk, Mengambil benda dengan satu tangan, dan memindahkan benda dari satu tangan ke tangan yang lain. Pada tahapan ini kemampuan kognitif anak juga sudah mulai muncul, hal ini di tandai dengan kepekaan anak dalam menemukan objek yang disembunyikan, berekspresi dengan tangan dan mulut serta berusaha mendapatkan obyek yang jauh dari jangkauan. Di usia ini pula kondisi sosial dan emosial anak sudah mulai stabil, dimana anak sudah mulai senang bermain bersama, Tertarik dengan bayangan di cermin, dan mulai merespon terhadap ekspresi emosi orang lain.

USIA 8-12 BULAN

Di usia ini motorik anak semakin aktif, anak sudah bisa duduk dari posisi tidur tanpa bantuan, merangkak maju, berjalan sambil berpegangan pada furniture, mampu berdiri sebentar tanpa bantuan dam mulai bisa berjalan 2-3 langkah tanpa bantuan. Seiring dengan perkembangan usia, kemampuan kognitif anak juga meningkat, anak mulai mampu mengeksplorasi obyek dengan berbagai cara, menemukan dengan mudah obyek yang disembunyikan, melihat gambar yang tepat bila suatu gambar disebutkan namanya, menirukan gerakan isyarat, dan sudah mampu menggunakan benda dengan benar (gelas untuk minum, sisir untuk menyisir rambut, dll). Sama halnya dengan kemampuan kognitif, kondisi emosial anak juga mulai lebih peka. Anak akan merasa malu atau cemas pada orang yang tidak dikenalnya, menangis saat ibu/ayahnya meninggalkannya, menunjukkan ketertarikan khusus pada orang-orang dan mainan tertentu, mungkin takut pada situasi tertentu, mengulang suara/gerak tertentu untuk menarik perhatian, erentangkan lengan atau kaki untuk memudahkan saat dipakaikan baju/celana.

Usia keemasan ini berlangsung sangat singkat, Pastikan orang tua mendampingi perkembangan anak difase ini. Orang tua harus mampu menjadi guru sekaligus teman bermain anak, agar anak merasa senang dan pertumbuhan serta perkembangannya dapat berjalan sempurna.

Komentar