oleh

Bupati Beri Penghargaan Bagi 113 PNS Non Struktural dan 3 Pejabat

PortalMadura.Com, Sumenep – Sebanyak 113 pegawai negeri sipil (PNS) non struktural (staf) dan 3 pejabat dilingkungan Pemerintah Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur mendapat penghargaan dari bupati setempat, A. Busyro Karim.

“Mereka yang mendapatkan penghargaan itu golongan II ke bawah. Mereka dinilai mempunyai kedisiplinan dan loyalitas lebih tinggi dibanding yang lain,” ungkapĀ  Titik Suryati, Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Sumenep, Senin (11/5/2015).

Titik menerangkan, pemberian penghargaan kepada PNS itu melalui beberapa tahapan penilaian yang dilakukan oleh tim dari BKPP dengan meminta masukan kepada pimpinan masing-masing SKPD dimana mereka bekerja.

“Ke 113 PNS itu meliputi, PNS non struktural sebanyak 63 orang yang tersebar di SKPD Kabupaten, 35 PNS non struktural di SKPD kecamatan wilayah daratan. Dan 15 PNS non struktural di SKPD kecamatan wilayah kepulauan,” urainya.

Penghargaan tersebut sebenarnya tidak dianggarkan dalam APBD. Namun Bupati berkeinginan memberikan penghargaan khusus bagi mereka yang berkinerja baik sebagai bentuk perhatian dan contoh bagi PNS yang lain.

“Ini inisiatif Bupati sendiri, sebagai bentuk penghargaan atas loyalitas dan dedikasi para PNS,” katanya.

Selain 113 PNS non struktural (staf), Bupati juga memberikan penghargaan bagi 3 pejabat dilingkingan Pemkab Sumenep.

Tiga pejabat itu mendapatkan penghargaan karena meninggalkan mobil dinas pada setiap hari Jum’at karena Bupati mengimbau kepada semua PNS utamanya pimpinan SKPD meninggalkan mobil dinas setiap hari Jum’at.

“Tiga pejabat golongan III ke atas ini dinilai berdedikasi tinggi, punya komitmen dan konsisten menjalankan semua aturan dan kebijakan bupati,”tambahnya.

Ketiga pejabat yang mendapatkan penghargaan itu diantaranya Kabag Kesmas, Syahwan Effendy, Sekretaris Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset (DPPKA), Su’ud, dan staff Satpol PP, Benyamin.

“Mereka konsisten dalam menjalankan himbauan Bupati, setiap hari Jumat bebas asap atau tidak menggunakan mobil dinas. Setiap Jumat, mereka datang ke kantor menggunakan sepeda angin atau naik becak,” tukasnya. (arifin/har)


Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.