oleh

Bupati di Madura Perintahkan Kades Buat Masker Bagi Warganya

PortalMadura.Com, Sampang – Pemerintah Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur menginstruksikan para kepala desa (kades) untuk membuat masker mandiri dalam upaya meningkatkan pencegahan wabah virus corona terhadap masyarakat.

Jumlah desa di Kabupaten Sampang mencapai 186. Setiap desa mendapat perintah menciptakan inovasi pada ekonomi kerakyatan dengan kegiatan pengadaan masker.

“Kami telah menginstruksikan kepada kades untuk melakukan langkah mandiri dalam penanganan virus corona yaitu pembuatan masker melalui dana desa masing-masing,” kata Bupati Sampang, H. Slamet Junaidi, Rabu (8/4/2020).

Sesuai instruksi dari KPK RI, pihaknya bersikap tegas, supaya tidak ada oknum yang memanfaatkan penanganan bencana non alam dan percepatan penanganan coronavirus disease 2019 (Covid-19) demi menguntungkan pribadi dan kelompok tertentu.

“Berani main-main dana penanggulangan Covid-19, maka akan ditindak tegas, dan kami penjarakan, karena ini, sudah sesuai instruksi dari KPK RI,” tandasnya.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Sampang, Malik Amrullah menyampaikan, pembuatan masker untuk pencegan Covid-19 telah bekerja sama dengan Usaha Kecil dan Menengah (UKM).

“Masker yang harus dibuat oleh setiap desa sebanyak 60 persen dari jumlah penduduk dengan menggunakan dana desa,” ujarnya.

Prosedur pengadaan masker untuk masyarakat, melalui perubahan anggaran yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes).

“Anggaran pengadaan tidak ada batas minimal dan maksimal. Tentu, menyesuaikan dengan kebutuhan. Jenis masker yang dapat dicuci untuk digunakan lagi,” katanya.

Dalam hal ini, Ketua Asosiasi Kepala Desa (AKD) Kabupaten Sampang, Ahmad Mohtadin mengaku, pengadaan masker untuk pencegahan Covid-19 dapat memberdayakan penjahit atau UKM yang ada di desa.

“Bila penjahit di desa ada yang belum sanggup untuk membuat masker selama beberapa hari tertentu, maka kami akan bekerja sama dengan UKM wilayah Kabupaten,” pungkasnya.(*)

Penulis : Rafi
Editor : Nurul Hijriyah
Tirto.ID
Loading...

Komentar