oleh

Bupati Pamekasan Pantau Langsung Proses Transaksi Tembakau

PortalMadura.Com, Pamekasan – Bupati Pamekasan, Madura, Jawa Timur, Baddrut Tamam melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) kepada dua gudang tembakau di daerahnya, Rabu (16/9/2020).

Dua gudang tersebut adalah PT Djarum dan PT Aliance One Indonesia. Dalam sidak tersebut, orang nomor satu di bumi Gerbang Salam itu memantau langsung proses transaksi pembelian tembakau milik petani, mulai penyortiran, penimbangan, hingga memutuskan harga.

Gempur Rokok Ilegal Pemkab Sumenep

BACA : Jelang Liga 3 Jatim 2021, Madura FC Masih Butuh Empat Laga Uji Coba

Sidak dilakukan untuk memastikan proses pembelian tembakau di gudang-gudang benar-benar berpihak kepada petani, tidak ada lagi yang dirugikan dalam proses transaksi.

“Setelah melakukan sidak, harga terendah milik petani dengan kategori tembakau sawah Rp. 36 ribu perkilo gram. Kemudian juga ada Rp. 42 ribu perkilonya,” ungkapnya kepada awak media.

Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini menambahkan, pihaknya sebelumnya telah melakukan pertemuan dengan pihak pabrikan dan perwakilan petani dengan menentukan Break Event Point (BEP) dengan tiga kategori. Hal itu untuk melindungi petani agar tidak merugi.

Tiga kategori meliputi tembakau sawah Rp. 32 ribu perkilo gram, kategori tembakau tegal Rp. 41 ribu perkilo gram, dan kategori tembakau gunung Rp. 54 ribu perkilo gram.

“Berdasarkan BEP tersebut kami menemukan pembelian tembakau petani sudah melebihi BEP melebihi harga terendah yang ditetapkan Pemkab Pamekasan,” pungkasnya.(*)

Dapatkan Berita terbaru dari kami via Telegram

Komentar