oleh

Burung Gagak Jadi Petunjuk Warga Raas Mencari 21 Korban PLM Jabal Nur

PortalMadura.Com, Sumenep – Warga nelayan Desa Brakas, Kecamatan/Pulau Raas, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur masih melakukan pencarian terhadap 21 korban hilang dalam peristiwa tenggelamnya PLM Jabal Nur yang membawa rombongan pengantin pria sebanyak 51 orang.

Setiap hari, puluhan nelayan menepi dibibir pantai desa setempat. Mereka berharap, ada petunjuk untuk menemukan korban hilang. Salah satunya, melalui burung gagak pemakan bangkai. “Pencarian korban tetap dilakukan oleh warga. Burung gagak dijadikan petunjuk,” terang Fauzi Muhfa (30), Warga Pulau/Kecamatan Raas, Kabupaten Sumenep, Kamis (16/10/2014).

Beberapa korban yang ditemukan oleh nelayan, berdasarkan burung gagak yang terbang bersama-sama dari tepi pantai. “Bila burung gagak terbang bersama-sama kesalah satu arah, para nelayan sesegara mungkin mengambil perahu dan mencari lokasi terbangnya burung gagak tersebut,” urainya.

Diakui, warga tidak bisa berbuat banyak untuk mencari korban hilang. Hanya dengan cara menepi dibibir pantai dan menunggu burung gagak yang terbang kesejumlah arah. “Tak jarang, warga menemukan berbagaimacam bangkai, kadang ada bangkai sapi, bangkai ikan, maupun bangkai hewan lainnya,” katanya.

Meski sudah memasuki hari ke 11 sejak tenggelamnya PLM Jabal Nur, Senin (6/10/2014). Namun, para anggota keluarga tetap berharap ditemukan dalam kondisi selamat. “Doa untuk keselamatan korban hilang tetap mengalir dari warga dan keluarganya,” katanya.

Sebelumnya, PLM Jabal Nur membawa rombongan pengantin pria sebanyak 51 orang dari Dusun/Pulau Talango Tengah, Desa Brakas, Kecamatan/Pulau Raas, Kabupaten Sumenep, Senin (6/10/2014). Dengan tujuan Buleleng, Bali.

Perahu mengalami masalah yang diawali dengan mesin mati. Lalu, perahu bergerak sesuai dengan arah angin. Sulit dikendalikan, hingga akhirnya bocor setelah menabrak karang dan tenggelam. (Laporan Reporter PortalMadura.Com, Samauddin dari Raas).


Tirto.ID
Loading...

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

portalmadura.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE