oleh

Butuh Rasionalisasi, Komisi A DPRD Sumenep Tunda Pembahasan RAPBD di Tingkat Komisi

PortalMadura.Com, Sumenep – Komisi A DPRD Sumenep, Madura, Jawa Timur menunda pembahasan rancangan anggaran pendapatan dan belanja daerah (RAPBD) ditingkat komisi. Pasalnya, draf RAPBD yang masuk ke Komisi A ditemukan tidak adanya sinergitas dengan spirit Permenkeu soal moratorium perjalanan dinas sehingga perlu rasionalisasi.

“Untuk sementara waktu kami tunda pembahasan RAPBD, karena masih ada yang perlu dirasionalisasikan,” terang Darul Hasyim Fath, Ketua Komisi A, DPRD Sumenep, Kamis (18/12/2014).

Politisi PDI Perjuangan ini meminta instansi yang merupakan konterpat Komisi A untuk merubah rencana kerja anggaran (RKA) yang dinilai tidak rasional. “Setelah dilakukan rasionalisasi, kita bahas kembali di komisi,” tegasnya.

Ia menjelaskan, yang dimaksud dengan rasionalisasi ini bukan berarti nominal anggaran diturunkan dari tahun sebelumnya.

“Ada disalah satu konterpat kami, nominal perdin sebesar Rp 23 juta. Sedangkan tahun 2014 sebesar Rp 26 juta pertahun. Artinya, ada penurunan dari tahun sebelumnya. Maksud kami bukan itu, tapi harus jelas ada nominal itu untuk berapa kali perjalanan dan untuk berapa orang,” tandasnya.(arif/htn)


Tirto.ID
Loading...

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

portalmadura.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE