oleh

Cairkan BLT DD, Kades Ngaku Sering Menerima Keluhan Warga hingga Janda

PortalMadura.Com, Pamekasan– Pemerintah Desa Duko Timur, Kecamatan Larangan, Pamekasan, Madura, Jawa Timur, mencairkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) kepada Kelompok Penerima Manfaat (KPM) di balai desa, Minggu (17/5/2020).

Kepala Desa Duko Timur, H. Lutfianto mengatakan, proses pendataan penerima BLT DD tersebut membutuhkan waktu yang cukup lama, mengingat adanya kekhawatiran terjadinya tumpang tindih bantuan di tengah pandemi covid-19.

“Pendataan KPM ini sekitar satu bulan, yang sulit di bawah adalah bantuan itu tidak boleh double. Bukan karena di-double-kan, tapi kan banyak program bantuan sekarang. Yang menerima BLT ini dipastikan tidak double,” katanya.

Dia menambahkan, penerima BLT DD di desanya tercatat sebanyak 148 Kartu Keluarga (KK), dengan anggaran sebesar Rp 88.800.000. Penerima bantuan tersebut telah melalui verifikasi agar tidak mendapatkan bantuan double dari pemerintah.

Dia menceritakan, selama pandemi covid-19 dirinya sering mendapatkan keluh kesah masyarakat lantaran perekonomiannya turun drastis. Salah satunya dari warga yang menjadi sopir Mobil Pengangkut Umum (MPU) yang berhenti beroperasi.

“Di sini (Duko Timur, red) banyak toko, pembelinya menurun hingga 75 persen. Sopir tidak bisa berangkat,” tandasnya.

Dalam pembagian BLT DD ini, pihaknya memprioritaskan janda tua yang tidak berpenghasilan serta warga yang sakit, terutama sakit stroke. Dengan demikian, adanya bantuan tersebut dapat dirasakan manfaatnya di tengah wabah covid-19 dan menjelang lebaran Idul Fitri.

“Saya berharap semoga bantuan ini bisa meringankan beban masyarakat sekarang yang akan menghadapi hari raya Idul Fitri,” harap dia.(*)

Penulis : Marzukiy
Editor : Raudatul Fitrah
Tirto.ID
Loading...

Komentar