Cara Hitung Pengeluaran Harian Selama Bulan Ramadan, Yuk Coba Biar Hemat!

Rewriter: Putri KuzaifahRujukan: Idntimes.com
Cara-Hitung-Pengeluaran-Harian-Selama-Bulan-Ramadan,-Yuk-Coba-Biar-Hemat!
Ilustrasi (blog.amartha.com)
    Bagikan:

PortalMadura.Com – Sebagian orang bilang, pengeluaran saat bulan Ramadan jauh lebih banyak daripada hari-hari biasanya. Padahal, secara Anda hanya makan dua kali sehari yaitu pada saat buka puasa dan juga sahur. Darimanakah pengeluaran semakin membengkak?.

Nah, saatnya Anda melakukan pengecekan terkait apa saja yang sudah dikeluarkan. Maksudnya, setidaknya Anda punya oret-oretan pengeluaran Anda selama bulan puasa ini sehingga Anda bisa tahu dimana letak belanja yang berlebihan.

Yuk, cek bareng-bareng berapa pengeluaran harian Anda selama bulan Ramadan agar lebih hemat atau tidak menguras isi dompet sebagaimana dilansir PortalMadura.Com, Kamis (7/4/2022) dari laman Idntimes.com:

Makan Sahur

Kalau Anda anak kos atau tinggal sendiri, idealnya Anda mengeluarkan uang sekitar Rp15 ribu sampai Rp20 ribu untuk makan sahur. Tidak perlu banyak-banyak, yang penting memenuhi kebutuhan asupan gizi Anda. Anda bisa mengombinasikan pilihan seperti menu olahan dari telur, daging ayam, sayur, kacang-kacangan.

Sebagai pembanding, jika Anda mengibaratkan dengan sarapan, makan sahur ini punya pengeluaran yang sama dengan sarapan.

Buka Puasa

Biasanya mata akan langsung merespons begitu lihat makanan yang enak. Saat puasa, rasanya makanan apa saja akan muat dalam perut begitu berbuka. Padahal tidak seperti itu. Tubuh Anda tidak perlu terlalu banyak asupan.

Baca Juga:  Sumenep Hadapi Uji Petik Penilaian Mandiri Kabupaten Kreatif Kemenparekraf

Anda bisa beli buah untuk menu berbuka puasa. Tiga buah kurma atau sebuah pisang untuk pengganti gula dan untuk tenaga sebetulnya bisa menjadi takjil yang cukup. Untuk minuman, sebenarnya cukup dengan air mineral atau teh hangat. Anda bisa asumsikan untuk buka puasa Rp10 ribu.

Anda bisa ibaratkan buka puasa ini dengan makan siang. Untuk makan siang Anda butuh asupan yang lebih tinggi, bisa diasumsikan Rp25 ribu-Rp30 ribu. Jadi Anda akan jauh lebih hemat pada bulan puasa ini.

Makan Malam

Karena waktu makan malam berdekatan dengan buka puasa, Anda bisa mengatur waktunya, baik langsung maupun menunggu hingga selesai salat Isya dan Tarawih. Anda bisa asumsikan makan malam layaknya makan makam normal di luar bulan puasa senilai Rp20 ribu-Rp25 ribu.

Akomodasi

Jika biasanya sekolah atau bekerja butuh ongkos untuk transportasi, selama suasana pandemi ini, masih banyak yang dilakukan via online. Maka diasumsikan pengeluaran Anda untuk kuota internet meningkat dari biasanya karena banyak tanggung jawab yang harus dilakukan melalui rapat online.

Bisa diasumsikan biaya kuota internet hingga sebesar Rp300 ribu per bulan. Berarti alokasi harian untuk internet ialah Rp10 ribu per hari. Lebih mahal mana dibandingkan ongkos transportasi Anda?.

Baca Juga:  Sumenep Hadapi Uji Petik Penilaian Mandiri Kabupaten Kreatif Kemenparekraf

Kesimpulan

Dengan tidak adanya makan siang seharusnya Anda dapat menghemat pengeluaran Anda sebesar Rp15 ribu hingga Rp20 ribu setiap harinya. Apalagi kalau biaya transportasi Anda sebelum WFH lebih mahal ketimbang kuota internet tambahan sekarang.

Nah, mumpung bulan puasa Anda bisa menyisihkan Rp5 ribu untuk amal. Itu pun Anda bisa berhemat Rp10 ribu-Rp15 ribu. Jadi dalam sebulan Anda bisa menyisihkan Rp300 ribu-Rp450 ribu.

Lumayan untuk menambah kantong Anda sedikit berisi. Sekalian berjaga-jaga kalau THR tahun ini “nyangkut” atau ditunda oleh perusahaan dalam kondisi yang sulit ini.


Ikuti Berita Kami Lainya di Google Berita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.