Cara Membersihkan Mainan Mandi Bayi Agar Tak Jadi Sarang Kuman

Avatar of PortalMadura.com
Cara Membersihkan Mainan Mandi Bayi Agar Tak Jadi Sarang Kuman
Ilustrasi (klikdokter.com)

PortalMadura.Com – Saat mandi, bayi biasanya membawa beberapa permainan, seperti bebek karet lucu yang dapat dibunyikan. Hampir semua mainan mandi bisa menjadi tempat berkembang biaknya jamur dan lumut karena penggunaannya.

Jika tidak dibersihkan dengan benar, mainan mandi bisa berpotensi berbahaya bagi bayi. Dilansir dari laman Popmama.Com, Kamis (8/4/2021), berikut cara membersihkan mainan mandi bayi:

Rebus Dengan Air Panas

Cara ini bekerja dengan baik untuk mainan plastik keras dan mainan yang terbuat dari busa. Cukup didihkan air, lalu masukkan mainan menggunakan penjepit dapur. Biarkan mainan terendam dalam air mendidih selama beberapa menit, kemudian angkat dan letakkan di atas handuk dengan hati-hati agar mainan benar-benar kering.

Baca Juga:  Temui Paskibraka, Bupati Sumenep Ingatkan Fokus Latihan dan Jaga Kesehatan

Menggunakan Mesin Pencuci Piring

Cukup letakkan mainan mandi si kecil di rak atas mesin cuci piring dan jalankan dengan siklus panas. Sebelumnya, periksa dahulu rekomendasi produsen mengenai cara pencucian, karena ada beberapa mainan mandi yang tidak kompatibel dengan mesin pencuci piring.

Cuci Dengan Pemutih

Pastikan untuk mengisi tempat-tempat di mana air masuk dengan larutan pemutih. Tetapi ingatlah untuk mengeringkan mainan yang terendam air untuk menghindari bayi menelan campuran pemutih pada waktu mandi berikutnya. Bilas pemutih setelah dibersihkan, kemudian membiarkan mainan itu mengering sepenuhnya.

Cuci Dengan Cuka

Selain pemutih, Anda dapat menggunakan cuka untuk membersihkan mainan mandi bayi. Cuka memang tidak seefektif pemutih dan harus digunakan dengan kekuatan penuh dan dibiarkan meresap lebih lama dengan jangka waktu tertentu.Cara membersihkannya juga sama dengan jika Anda menggunakan pemutih.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.