oleh

6 Cara Membuat Anak Fokus Saat Belajar Jarak Jauh

PortalMadura.Com – Sejumlah sekolah pasti telah menerapkan untuk pembelajaran jarak jauh di masa pandemi. Pastinya setiap anak tetap mendapatkan tugas-tugas sekolah agar mereka bisa belajar meski tidak datang ke sekolah. Belajar di rumah pasti berbeda ketika belajar di sekolah. Ada saja hal yang mengganggu konsentrasi belajar anak.

Hal ini menjadi tugas Anda sebagai orang tua untuk mengatasi masalah ini. Dilansir dari laman Fimela.Com, Selasa (6/10/2020) berikut beberapa cara agar anak fokus saat belajar jarak jauh.

Ketahui Apa Artinya Memerhatikan

Anda sebagai orang tua pasti merasa cemas. Pastikan Anda memahami terlebih dahulu apa yang disebut memerhatikan. Bicarakan dengan anak apa arti sebenarnya dari memerhatikan, apakah Anda mengharapkan anak mendengarkan dengan jelas, atau pandangan yang tertuju pada pembicara, atau jangan bicara sembarangan.

Membuat Ruang Belajar yang Nyaman

Jadikan sebuah ruang di rumah menjadi ruang belajar yang nyaman, bebas dari gangguan telepon dan TV. Serta konsisten, karena konsistensi adalah kunci pembelajaran di rumah, memberi sinyal pada anak bahwa ini saatnya untuk fokus belajar.

Membiarkan Anak Gelisah

Tidak masalah untuk membiarkan anak mulai gelisah ketika belajar jarak jauh. Berikan gerakan-gerakan yang bisa membuat anak tetap fokus belajar dan memerhatikan materi yang didapat.

Menemukan Penempatan Terbaik untuk Anda

Sebagai orang tua akan lebih sulit untuk menempatkan diri, apakah Anda harus berada di dekat anak ketika mereka belajar jarak jauh. Beberapa anak akan belajar dengan lebih baik ketika orang tuanya dekat, namun beberapa lainnya akan lebih baik dan merasa lebih bebas ketika Anda hanya memeriksa nya sesekali saja.

Bicara dengan Guru Anak

Komunikasi lebih sering dengan guru anak menjadi hal yang sangat penting. Hal ini akan membantu guru mengenal anak dengan lebih baik dan memperkuat gagasan bahwa belajar jarak jauh adalah pekerjaan tim.

Jangan Menghukum Anak

Hindari menghukum anak jika menemukan mereka saat kesulitan. Sebaliknya, pujilah hal-hal kecil yang berhasil dilakukan mereka dan dorong anak untuk terus meraih lebih banyak hal baru.

Rewriter : Oktaviana Dwi K.K
Sumber : fimela.com

Komentar