oleh

Cara Membuat Kripik Bonggol Pisang

SUMENEP (PortalMadura) – Bonggol pisang atau akar pohon pisang yang selama ini terbuang sia-sia dan tidak dimanfaatkan oleh para petani. Kini dapat diolah menjadi kripik yang dapat mendatangkan uang.

Bila dalam proses pembuatannya benar dan dikemas dengan baik, maka bisa dipasarkan di swalayan atau tempat pusat camelan bergengsi.

Caranya?.

Bonggol pisang dibersihkan dengan cara dikupas bagian luarnya hingga mendapatkan bagian yang berwarna putih. Lalu, potong dengan bentuk balok atau kotak-kotak. Besarnya terserah. Yang penting bisa dipegang untuk diiris-iris.

Alat pengirisnya juga bisa menggunakan pisau biasa atau menggunakan alat iris yang biasa digunakan untuk membuat kripik buah pisang. Yang penting, hasil irisannya tipis, sehingga mempercepat saat proses penggorengan.

Irisan bonggol pisang tersebut direndam dengan air biasa, minimal 1×24 jam atau lebih tidak jadi masalah. Proses rendam ini dimaksudkan untuk menghasilkan kripik bonggol renyah dan tidak terasa pahit.

Setelah direndam, campur dengan adonan bumbu yang terdiri dari tepung beras, telur, bawang putih, garam secukupnya. Atau mempunyai selera lain soal bumbu, juga tidak ada masalah. Yang penting ada tepung beras dan telur sebagai pembalut kripik bonggol pisang.

Soal pilihan rasa, juga tergantung selera yang akan membuatnya. Sebab, kripik bonggol pisang ini bisa dibuat pedas atau rasa gurih. (Silahkan berkreasi).

Bonggol pisang yang sudah bercampur adonan bumbu tersebut digoreng hingga terlihat berwarna coklat keputihan. Nah! untuk menghasilkan kripik bonggol yang renyah, proses penggorengan harus dilakukan dua kali. (tidak sulit kan?).

Kalau sudah digoreng, maka tinggalkan beberapa saat agar minyak yang lengket bisa bersih dan dingin. Kalau sudah dingin, maka masukkan dalam kemasan.

Sudah siap dijual kan? hitung dulu modalnya. Modalnya pasti sedikit, tetapi tidak salah bila menghitung berapa modal yang dihabiskan. Cara menghitungnya, dari modal, tenaga kerja, transpot ketitik penjualan.

Baru kasik lebel harga. Tapi, jangan mahal-mahal lho. Diluar sana, satu bonggol pisang (masih akar) dibeli dengan harga Rp.4.000,- dan menghasilkan kripik bonggol sebanyak 4 kilogram. Sementara harga kripik bonggolnya dijual Rp 30 ribu per kilo (kg). Luar biasa kan?. Apalagi bonggolnya tidak beli, tambah sedikit modalnya.

Jenis Bonggol Pisang

Untuk menghasilkan kripik bonggol pisang yang rasanya enak, gurih dan diminati oleh banyak orang, maka harus pilih bonggol (akar) pisang jenis ‘Pisang Kepok’ dan ‘Pisang Raja’. Dua jenis pisang ini memang yang sangat bagus untuk dibuat kripik bonggol. Selamat berkarya.(dihimpun dari berbagai sumber/htn)


Tirto.ID
Loading...

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

portalmadura.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE