Cara Menghilangkan Sakit Badan Setelah Olahraga

Avatar of PortalMadura.com
Cara Menghilangkan Sakit Badan Setelah Olahraga
Ilustrasi (kompas)

Saat Anda kembali berolahraga setelah sekian lama tidak melakukannya, dapat dipastikan bahwa tubuh Anda akan mengalami nyeri atau sakit pada keesokan harinya. Selain itu, nyeri ini juga bisa terjadi karena Anda sedang meningkatkan intensitas atau mencoba jenis olahraga baru.

Kondisi nyerinya tubuh setelah berolahraga ini disebut juga dengan delayed onset muscle soreness atau DOMS. DOMS ini biasanya akan terjadi sehari atau dua hari setelah melakukan olahraga. Nyeri yang dirasaka biasanya akan berangsur membaik dalamwaktu seminggu. Namun, jika nyeri atau sakit badan yang dialami ini tidak kunjung membaik, maka Anda perlu mewaspadainya.

Segera chat dengan dokter apabila Anda mengalami perubahan warna urine menjadi lebih gelap atau timbulnya rasa kesemutan pada tangan atau kaki. Pemeriksaan secara online ini dapat mempermudah Anda dalam berkonsultasi.

Namun, untuk kasus yang tidak serius, ada beberapa hal yang bisa Anda lakukan untuk meringankan nyeri otot tersebut. Berikut ini merupakan beberapa cara menghilangkan sakit badan setelah olahraga.

1. Mengontrol waktu istirahat dan berolahraga

Saat Anda mulai mengumpulkan niat untuk berolahraga, pastikan Anda tidak lupa untuk meluangkan waktu untuk beristirahat. Berlebihan dalam berolahraga tidak memberikan efek yang baik bagi tubuh.

Olahraga yang berlebihan, akan membuat timbulna keluhan seperti nyeri otot, kelelahan, hingga timbulnya penyakit yang serius seperti penyakit ginjal dan kerusakan jantung.

Sehingga, disarankan untuk mengkontrol intensitas olahraga dan meluangkan waktu untuk beristirahat. Dengan beristirahat, tubuh Anda akan lebih siap untuk berolahraga lagi di kemudian hari.

Baca Juga:  Anda Sering Sakit Punggung? Hindari 3 Makanan Ini!

2. Melakukan peregangan

Melakukan peregangan baik sebelum dan sesudah berolahraga merupakan hal yang penting untuk dilakukan. Melakukan peregangan akan membantu dalam melemaskan dan mempersiapkan otot saat berolahraga.

Peregangan yang dilakukan dengan baik akan meminimalisir Anda mengalami nyeri otot ataupun cidera saat berolahraga. Pastikan untuk melakukannya dengan benar dari kepala hingga kaki.

Kebiasaan melakukan peregangan ini tidak hanya baik dilakukan sebelum atau sesudah olahraga, tetapi Anda juga bisa melakukannya saat akan beraktivitas sehari-hari.

3. Pijat

Saat tubuh terasa nyeri atau pegal-pegal, hal yang terlintas dalam pikiran Anda pasti ingin segera memanggil tukang pijat! Memijat dapat membuat tubuh Anda kembali rileks, lho.

Selain itu, dengan memijat tubuh Anda, peredaran darah dalam tubuh akan menjadi lancar. Lakukanlah pemijatan dengan intensitas yang ringan agar tubuh Anda tidak bertambah nyeri.

4. Mengoleskan anti-nyeri

Saat tubuh terasa nyeri, Anda juga bias mengoleskan antinyeri pada bagian yang sakit. Terdapat beberapa cream anti-nyeri yang dijual bebas di pasaran.

Namun, penggunaan anti-nyeri ini hanya dapat menghilangkan nyeri otot untuk sementara waktu. Untuk benar-benar sembuh total, Anda perlu bersabar dan memberi waktu pada tubuh Anda untuk kembali normal.

5. Kompres dengan es

Umumnya pengompresan dengan es ini dilakukan saat Anda mengalami cidera saat berolahraga. Mengompres bagian yang cidera dengan es dapat mempersempit pembuluh darah yang akibatnya dapat mencegah aliran darah mengalir ke lokasi cidera.

Baca Juga:  Kandungan Nutrisi dan Manfaat Buah Semangka bagi Tubuh Manusia

Pengompresan dengan es ini, selain dapat mencegah aliran darah, juga dapat meredakan nyeri yang timbul akibat olahraga. Selain itu, tindakan ini juga bisa mengurangi pembengkakan.

6. Pertahankan intensitas olahraga

Walaupun tubuh terasa sakit atau nyeri setelah berolahraga, Anda tetap harus mempertahankan intensitas olahraga. Hal ini agar tubuh Anda tidak perlu beradaptasi kembali saat Anda memulai olahraga kembali.

Jika tubuh Anda masih terasa sangat nyeri, lakukan olahraga ringan selama 30 menit. Jangan lupa untuk tetap melakukan peregangan baik sebelum maupun sesudah olahraga.

7. Kompres hangat

Jika sebelumnya Anda bisa mengompres dingin bagian tubuh yang terasa nyeri, Anda juga bisa mengompres hangat bagian tersebut, lho. Rasa hangat dapat membantu otot untuk kembali ke kondisi yang rileks.

Gunakan handuk saat mengompres dan pastikan air tidak terlalu panas. Kontak terlalu lama dan panas dapat menyebabkan kulit Anda terbakar.

8. Konsumsi obat anti peradangan

Saat mengalami nyeri yang tak tertahankan akibat olahraga, Anda bisa mengkonsumsi obat anti peradangan atau anti nyeri seperti parasetamol, ibuprofen, dan sebagainya. Obat tersebut terjual bebas di apotik.

Anda juga bisa mengkonsultasikannya terlebih dahulu dengan dokter untuk memastikan Anda dapat mengkonsumsi obat-obatan tersebut.

9. Mengkonsumsi makanan yang berprotein

Mengkonsumsi makanan berprotein dapat membantu meredakan nyeri tubuh yang terjadi akibat olahraga. Namun, Anda harus memperhatikan jenis protein yang akan dikonsumsi.

Baca Juga:  Kandungan Nutrisi dan Manfaat Buah Semangka bagi Tubuh Manusia

Pilihlah daging yang mengandung sedikit lemak. Anda juga bisa mengkonsumsi susu maupun kacang-kacangan. Selain mengandung protein, kacang-kacangan juga mengandung lemak baik yang tentu saja bermanfaat bagi tubuh.

10. Memperbanyak konsumsi air putih

Saat berolahraga, tubuh akan kehilangan banyak cairan melalui keringat yang dikeluarkan oleh tubuh. Hal ini menyebabkan rasa lelah dan nyeri pada tubuh akan semakin terasa. Selain itu, kekurangan cairan tubuh juga dapat membuat Anda mengalami sakit kepala dan kesulitan untuk tidur.

Konsumsilah minimal 8 gelas sehari untuk memenuhi kebutuhan cairan tubuh harian. Mengkonsumsi air yang cukup dapat menghindarkan Anda dari rasa lelah dan nyeri setelah berolahraga.

Itulah beberapa cara untuk mengatasi sakit pada tubuh yang diakibatkan oleh olahraga. Olahraga akan membuat tubuh Anda menjadi lebih sehat dan bugar. Namun, pastikan untuk melakukan peregangan sebelum dan sesudah berolahraga dan tetap membatasi olahraga agar tidak berlebihan.

Jika merasa nyeri yang Anda alami setelah berolahraga tidak kunjung mereda, sebaiknya Anda memeriksakan diri ke dokter atau melakukan fisioterapi untuk mengatasinya. Hal tersebut dilakukan untuk mencegah adanya cidera yang lebih serius.(*)

Penulis: HartonoEditor: Desy Wulandari

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.