Cara Menghitung Kapasitas Mesin, Pecinta Otomotif Harus Tahu!

Rewriter: Putri KuzaifahRujukan: Liputan6.com
Cara-Menghitung-Kapasitas-Mesin,-Pecinta-Otomotif-Harus-Tahu!
Ilustrasi (qoala.app)
    Bagikan:

PortalMadura.Com – Sebagai pengguna motor atau mobil yang dalam kesehariannya melakukan aktivitas padat, ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan. Salah satunya mengetahui ukuran mesin atau cc motor. Sebab, ukuran cc mesin ini menjadi hal penting yang menentukan performa kendaraan.

Cara menghitung kapasitas mesin kendaraan ini bisa dilakukan dengan rumus sederhana dan mudah. Namun, Anda harus mengetahui dulu ukuran bore, stroke dan jumlah silinder yang dimiliki mesin itu. Dengan kata lain, mengukur kapasitas mesin dari sebuah kendaraan diukur dalam kapasitas cc nya.

Dilansir PortalMadura.Com, Rabu (23/3/2022) dari laman Liputan6.com, yang dikutip dari berbagai sumber, berikut merupakan beberapa cara menghitung cc kendaraan:

Menghitung Kapasitas Mesin

Untuk menghitung kapasitas mesin, diperlukan rumus yang dapat mengetahui jumlah volume ketika piston mengalami pergerakan ke bagian atas (TMB ke TMA) atau kerap disebut volume langkah.

Rumus yang digunakan untuk menghitung yaitu cc = 0,785 X (D X D) X L, bagian D merupakan diameter piston, dan L adalah panjang langkah/stroke.

Baca Juga:  Diduga Meriam Ditemukan Warga Marengan Daya Sumenep

Cara penghitungan yang dapat dilakukan adalah sebagai berikut, jika memiliki kendaraan dengan spesifikasi mempunyai panjang langkah sebanyak 62,2 mm dan diameter piston sebanyak 63,5 mm, maka cara menghitungnya sebagai berikut:

0,785 x (63,5 x 63,5) x 32,2 = 196,88.

196,88 merupakan hasil dari perhitungan rumus tersebut, apabila dibulatkan, maka menjadi 200 cc.

Menghitung dengan Volume Tabung

Metode selanjutnya yang dapat digunakan adalah menghitung dengan rumus volume tabung. Adapun rumus tersebut dapat dilihat seperti yang tertera ini.

phi x (r x r) x t = hasil : 1.000. Diketahui, phi bernilai 3,14, dan ‘r’ adalah jari-jari diameter, sedangkan untuk ‘t’ yaitu tinggi stroke.

Dilihat dari contohnya, yaitu Aerox 155 mempunyai piston dengan bore 58 mm dan stroke 58,7 mm. Itu artinya, r (jari-jari diameter) 29 mm dari 58 mm.

Nah, Anda dapat menghitung berdasarkan rumus seperti yang berada di bawah ini.

3,14 x (29 x 29) x 58,7 = 155,090 : 1.000 = 155 cc.

Dengan demikian, hasil yang keluar menunjukkan bahwa kapasitas mesinnya yaitu 155cc yang menandakan bahwa cocok dengan motor yang dimaksud yaitu Yamaha Aerox 155.

Baca Juga:  Sediakan Nasi Urap Ikan Pindang, 'Warung Kopi Cangker Kaca' Diburu Konsumen

Menghitung dengan Aplikasi

Nah, memang jika dilihat dari dua metode di atas mungkin terkesan cukup rumit untuk menghitung secara manual. Namun, Anda jangan merasa khawatir, karena di era perkembangan zaman seperti saat ini semua dapat dilakukan hanya dengan mengandalkan smartphone.

Apabila Anda merupakan pengguna Android, maka dapat mengunduh aplikasi yang bernama Motorun Engine Tools. Kalkulator cc motor 4 tak dan 2 tak. Aplikasi ini dapat dengan mudah untuk digunakan, tidak hanya itu, aplikasi ini juga dapat membantu apabila sedang melakukan modifikasi motor 4 tak maupun 2 tak, sehingga memiliki fungsi yang beragam.


Ikuti Berita Kami Lainya di Google Berita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.