Catat! Begini Tips Bedakan Barang-barang Desainer yang Asli atau Palsu

  • Bagikan
Tas
ilustrasi

PortalMadura.Com – Siapa coba yang tidak ingin memiliki barang-barang desainer dengan kualitas bagus dan bermerek?. Sebagian orang pasti menginginkannya, entah untuk pamer kepada orang lain atau hanya sebagai koleksi di rumah.

Apalagi sekarang ini sudah banyak di pasaran yang menjual barang desainer tersebut, tidak menutup kemungkinan semakin banyak pula yang tertarik membeli. Namun yang tetap perlu Anda perhatikan adalah keaslian barang itu. Sebab, untuk mencari keuntungan yang besar banyak perusahaan yang melakukan berbagai cara dengan membuat replika dari ciptaan desainer.

Nah, agar Anda tidak tertipu dengan kejadian itu. Berikut ini adalah beberapa cara membedakan barang-barang desainer yang asli dan yang palsu. Jangan lupa disimak ya guys:

Langsung ke Sumbernya
Jika Anda ingin membeli beberapa label, seperti Louis Vuitton atau Chanel, pilihan terbaiknya adalah melakukan pembelian langsung di butik. Faktanya, mulai banyak orang yang membeli barang-barang desainer melalui online, karena harganya lebih murah.

Mencatat Bahannya
Sebelum membeli barang, lakukan beberapa penelitian, seperti memastikan bahan yang digunakan. Anda bisa mulai dari bahan, hiasan, hingga ritsleting yang digunakan, buka wawasan seluas-luasnya tentang barang desainer yang diinginkan.

Rincian Produk
Seringkali barang palsu dibuat sedemikian mirip karena memiliki foto referensi. Inilah pentingnya bagi Anda untuk memerhatikan rincian atau detail produk yang akan dibeli.

Logo
Ketika berbicara tentang barang-barang desainer, maka branding adalah segalanya, jadi awasi inkonsistensi logo. Seperti Rolex yang mulai memasang logo mahkota kecil pada angka enam di atas sebuah kristal mulai tahun 2002, menyulitkan orang lain menduplikat produk dari label tersebut.

Harga
Harga menjadi indikasi besar apakah sebuah barang asli atau palsu. Namun, ingatlah saran dari para ahli bahwa cara terbaik untuk mendapatkan barang desainer yang asli adalah melalui butik atau rumah modenya.(liputan6.com/Putri)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.