oleh

Ciptakan Daerah Kondusif, Potensi Wisata Akan Dilirik Pengunjung

BALI (PortalMadura) – Peran media dalam proses membangun Madura menjadi tujuan wisata perlu menciptakan daerah kondusif dan dirasa nyaman untuk didatangi para wisatawan mancanegara maupun wisatawan dari dalam negeri.

Rahmat, wartawan Okezone.com yang bertugas di Bali mengatakan, para wisatawan itu akan datang bila daerah tujuan itu aman dan nyaman. Maka, kehadiran media tentu sangat penting untuk menyajikan dengan baik dan sesuai dengan fakta di lapangan.

“Porsi mendidik harus lebih besar dalam sajian berita. Tapi, bukan berarti harus menutupi hal-hal yang dinilai kurang baik,” tegas Rahmat, dalam pertemuan dengan wartawan Sumenep,┬ádi Hotel Catur Adi Putra, Jl. Bukit Tunggal No 35, Denpasar, Bali, (27/12/2013)

Ditambahkan wartawan VivaNesw.com, Bobby Andalan mengatakan, bahwa di Bali bukan tidak ada kejadian kriminal. Bahkan, media sempat memberitakan soal pemerkosaan terhadap wisatawan.

“Kasus ini juga diberitakan. Tujuannya, agar menjadi pelajaran pada semua pihak, sehingga pelakunya ditangkap,” tandasnya.

Sementara, Saifullah wartawan Metro TV mengaku sangat memiliki dengan potensi wisata Bali. Meski dirinya bukan asli orang Bali, namun sebagai wartawan juga harus memiliki terhadap wisata yang ada di Bali.

“Sejumlah media di Bali juga memberitakan soal sampah di lokasi wisata. Ini bagian dari masukan terhadap pemerintah daerah. Hasilnya bagus, karena pemerintah daerah menganggap sebuah ‘suplemen’,” katanya.

Sementara Mantan wartawan ANTV, I Gede Agus Astapa, yang saat ini menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi Informasi Provinsi Bali mengatakan, seorang wartawan itu harus mampu menjalin jaringan seluas mungkin dan hasil karyanya wajib berpijak pada kode etik jurnalistik.

“Apa yang disajikan media itu harus berimbang, akurat dan sesuai fakta,” tegasnya.

Meski diakui banyak resiko yang akan dihadapi seorang wartawan. Namun bukan berarti harus mengorbankan nyawa dari tulisan itu.

“Saya sendiri sudah beberapa kali menghadapi hal yang sering mengancam keselamatan jiwa. Namun masih teratasi dengan baik. Ini semua berkat jaringan yang dibangun dengan baik,” tandasnya.

Hingga berita ini ditulis, diskusi sekitar peliputan wisata masih berlangsung. Bahkan, acara yang dikemas dengan santai dan komunikatif itu berlangsung hangat dan penuh ke akraban.(htn)


Tirto.ID
Loading...

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

portalmadura.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE