Ciri-ciri dan Tata Cara Cek kesehatan Mental yang Aman

Rewriter:Alfatihiyatul FatiEditor: Firman Ghazali A.
Ciri-ciri dan Tata Cara Cek kesehatan Mental yang Aman
Ciri-ciri dan Tata Cara Cek kesehatan Mental yang Aman

PortalMadura.com- Menurut World Health Organization (WHO) salah satu komponen atau pilar dari kesehatan adalah nilai, dimana nilai kesehatan disini diartikan bahwa yang dimaksud sehat merupakan suatu keadaan dimana seseorang memiliki keadaan fisik, mental dan sosial yang seutuhnya.

Sehat fisik dapat diukur dengan menggunakan alat kesehatan seperti tensimeter untuk mengukur tekanan darah, alat temperatur digital untuk mengukur suhu tubuh, alat cek darah di laboratorium, alat rontgen untuk mengetahui gambaran digital adanya kelainan pad tubuh dan masih banyak lagi alat kesehatan lainnnya.

Alat ukur kesehatan mental salah satunya dapat diperiksa dengan menggunakan kuisioner yang sudah divalidasi. pastikan juga bahwa kuisioner yang anda gunakan untuk mengukur kesehatan mental anda sudah terbukti valid dan reliable sehingga menghasilkan hasil yang valid juga untuk asesmen, monitoring, dan juga evaluasi kesehatan mental anda.

Mengenali adanya ganguuan pada mental sedini mengkin akan jauh lebih baik dibandingkan membiarkan terlalu lama yang dapat menyebabkan terganggunya fungsi sehari-hari. Jika lebih awal dikenali juga akan mempermudah penangan dan biaya pengobatan.

Cara Cek Kesehatan Mental

Dikutip dari buku Psychological Test For Teens: Check Your Mental Health yang ditulis oleh Nurul Chomaria, terdapat beberapa tanda yang dapat menunjukkan apabila seseorang yang mengalami gangguan mental yaitu; sakit kepala, gangguan tidur, suasana hati cepat berubah, merasa tidak merawat diri, menarik diri dari pergaulan, dan lain-lain. Apabila kamu memilki ciri-ciri tersebut sangat disarankan untuk segera melakukan konsultasi ke psikolog/psikiater. Melalui pihak profesional , kamu akan diarahkan ke salah satu cara untuk cek mental health aman, yakni:

Tes MMPI atau Minnesota Multiphasic Personality Inventory merupakan tes psikologi yang dilakukan untuk mengetahui dan menilai kepribadian dan psikopatologi seseorang. Dari tes ini seorang profesional dapat mengetahui pasien mengalami kesehatan mental atau tidak dengan akurat. Tes MMPI ini biasanya juga digunakan untuk menilai kepribadian dan kesehatan mental tersangka dalam kuasa hukum.

Kamu bisa melakukan tes MMPI dengan pengawasan profesional berlisensi seperti pada rumah sakit jiwa (RSJ) terdekat atau bisa melakukannya secara online.

Hasil tes MMPI pada umumnya mengacu pada 10 skala penilaian yang menunjukkan gambaran klinis kondisi psikologi dan kesehatan mental seseorang. Berikut merupakan 10 parameter hasil tes MMPI:

  • Skala 1: Hipokondriasis
  • Skala 2: Depresi
  • Skala 3: Histeria
  • Skala 4: Deviasi Psikopat
  • Skala 5: Maskulinitas-Feminitas
  • Skala 6: Paranoia
  • Skala 7: Psychasthenia
  • Skala 8: Skizofrenia
  • Skala 9: Hipomania
  • Skala 0: Introversi

Hasil intrepretasi MMPI nantinya akan dievaluasi oleh pihak profesional. Biasanya hasil uji ini dilaporkan dalam bentuk skor-t yang memilki nilai skala 30-120. Seseorang dikatakan normal jika mendapatkan skor 50-65, apabila kamu mendapatkan hasil yang lebih rendah atau lebih tinggi dari nilai skala tersebut maka profesional/ ahli nantinya kan menginterpretasikan hsil skor abnormal tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.