oleh

Coba 6 Cara Ini untuk Atasi Nyeri Pada Leher, Dijamin Ampuh

PortalMadura.Com – Nyeri pada leher sudah menjadi hal yang umum dikeluhkan oleh banyak orang. Penyebabnya bisa berbagai macam, mulai dari akibat terlalu lama di depan komputer, posisi tidur yang salah, cidera fisik dan sebagainya.

Untungnya, sakit pada bagian ini jarang menjadi penyakit yang serius sehingga masih bisa diatasi sendiri di rumah. Tapi, Anda tidak lantas menganggapnya sepele, tetap perlu penanganan yang tepat agar tidak salah. Karena, letaknya yang berdekatan dengan area kepala, bisa sangat sensitif jika terjadi kesalahan dalam pengobatannya.

Sebelum membahas mengenai cara mengatasi nyeri otot pada leher, ada baiknya Anda perlu mengetahui terlebih dahulu penyebab-penyebab dari nyeri otot agar penanganannya dapat dilakukan lebih tepat, antara lain;

Ketegangan Otot Leher
Ketegangan pada otot leher merupakan penyebab yang paling sering memicu nyeri otot. Biasanya ketegangan otot ini dipicu oleh:

– Postur tubuh yang buruk saat berjalan, berdiri, ataupun duduk.
– Posisi tidur yang salah atau penggunaan bantal yang kurang nyaman.
– Bekerja di balik meja dalam waktu yang lama tanpa berganti posisi (biasanya pada pekerja kantoran).
– Menatap ponsel atau komputer terlalu lama.
– Peregangan otot yang salah saat berolahraga.

Cedera pada Tulang Leher
Retak, patah, atau dislokasi pada tulang yang menyangga leher dapat menyebabkan nyeri dan rasa tidak nyaman pada leher. Cedera dapat timbul akibat jatuh, kecelakaan atau kebiasaan memutar leher untuk menimbulkan bunyi “krek”.

Infeksi pada Otak dan Tulang Belakang
Salah satunya adalah meningitis yang merupakan peradangan pada jaringan yang mengelilingi otak dan tulang belakang. Penderita meningitis biasanya mengeluhkan nyeri otot yang disertai kaku pada leher, demam, dan nyeri kepala hebat. Kondisi ini tidak boleh diremehkan dan perlu segera ditangani dokter.

Nah, dari beberapa penyebab di atas maka diperlukan penanganan yang tepat agar sakit pada bagian leher bisa dengan cepat diatasi. Dilansir PortalMadura.Com, Jumat (28/6/2019) dari lama Liputan6.com, ada beberapa cara mengatasi nyeri otot pada leher yang bisa dilakukan sendiri secara mudah dan aman.

Berikut penjelasannya:

Kompres Pakai Es
Anda bisa mengompres dengan menggunakan es pada bagian leher yang terasa sakit. Lakukan hal ini beberapa hari pertama. Setelah itu, Anda bisa melanjutkan dengan kompres hangat atau mandi dengan air hangat.

Jangan Memutar Leher untuk Membunyikannya
Perlu Anda ketahui, terbiasa membunyikan leher hingga terdengar suara “krek” ternyata tidak baik. Kebiasaan ini berisiko membuat cedera pada tulang, pembuluh darah, dan saraf yang ada pada bagian leher.

Perbaiki Postur Tubuh
Caranya yaitu dengan memerhatikan cara berjalan, berdiri, duduk, dan tidur. Hal ini mungkin sering dianggap sepele, tapi menerapkan postur tubuh yang baik bisa mengurangi rasa nyeri pada leher.

Pilih Bantal Tidur yang Tepat
Hindari menggunakan bantal tidur yang terlalu tebal atau terlalu tipis. Karena hal itu dapat membuat leher Anda terasa sakit ketika bangun tidur.

Melakukan Peregangan Otot
Saat nyeri, biasanya otot cenderung tegang. Ketegangan otot ini dapat dihindari jika Anda rajin melakukan peregangan otot. Misalnya saja dengan menyelipkan gerakan-gerakan peregangan otot ketika bekerja selama kurang lebih 8 jam sehari untuk membuat otot menjadi lebih rileks.

Konsumsi Obat-obatan Pereda Nyeri
Selain melakukan kegiatan yang telah disebutkan di atas, untuk meredakan nyeri otot, Anda bisa juga mengonsumsi obat-obatan pereda nyeri. Misalnya, parasetamol atau ibuprofen yang dapat meredakan nyeri. Obat-obat yang dioleskan seperti koyo atau salep juga bisa Anda gunakan untuk meredakannya.

Baca Juga : Sakit Leher Karena Salah Posisi Tidur? Ini Dia 2 Cara Mudah Atasinya

Meskipun nyeri otot di leher ini umumnya bisa membaik dengan sendirinya, namun Anda tetap harus waspada. Bila kondisinya tidak kunjung membaik selama seminggu dan semakin parah atau dibarengi dengan gejala lain, maka perlu memeriksakan diri ke dokter.

Gejala lain yang dimaksud di sini adalah lengan yang mati rasa atau rasa linu di bahu, nyeri dada, sakit kepala, hingga kesulitan menggerakkan tangan atau kaki. Tujuannya agar jika ada penyakit yang serius, dapat lebih segera ditangani.

Rewriter : Putri Kuzaifah
Sumber : liputan6.com
Tirto.ID
Loading...

Komentar