Covid-19 Belum Berakhir, Polres Sumenep Monitoring Objek Wisata

Salah satu objek wisata di Kecamatan Batuputih Sumenep yang menjadi sasaran monitoring dengan pintu masuk ditutup
Salah satu objek wisata di Kecamatan Batuputih Sumenep yang menjadi sasaran monitoring polisi dengan kondisi pintu masuk wisata ditutup (Polres Sumenep)
    Bagikan:

PortalMadura.Com, Sumenep – Polres Sumenep, Madura, Jawa Timur, menerjunkan personelnya dengan melibatkan semua jajaran Polsek untuk melakukan pengamanan dan monitoring objek wisata di wilayahnya.

Monitoring dilakukan selama dua hari sejak Sabtu-Minggu (30-31/5/2020) dalam momentum lebaran ketupat 1441 H di tengah pandemi Covid-19.

“Tim Jokotole juga diterjunkan dengan cara mobile,” terang Kasubag Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti S, Minggu (31/5/2020).

Lokasi wisata yang menjadi sasaran, antara lain wisata di Kecamatan Batuan, Saronggi, Pasongsongan, Lenteng, Manding, Dasuk, Batuputih dan Kecamatan Batang-batang, Sumenep.

“Monitoring dilakukan sejak pagi hingga sore hari,” jelasnya.

Lokasi wisata di Kabupaten Sumenep, Madura disarankan ditutup oleh pemerintah daerah setempat dalam upaya mencegah menyebaran virus corona.

Sebelumnya, Bupati Sumenep, A Busyro Karim memastikan tidak akan ada pembukaan lokasi wisata di tengah pandemi Covid-19.

“Saya belum berani membuka tempat-tempat wisata,” katanya dalam jumpa pers di Posko Covid-19, Rabu (27/5/2020).

“Saya tidak akan berspekulasi dengan nyawa orang. Nyawa orang lebih penting untuk didahulukan daripada bersenang-senang,” sambungnya.

Meski pihaknya menyadari ada dampak terhadap sektor ekonomi, namun untuk apa ekonomi jika warga Sumenep banyak yang akan terpapar virus corona.

“Jadi, sementara ini tidak ada pembukaan tempat-tempat wisata,” kembali menegaskan.(*)

Tonton juga Sumenep Pastikan Tak Ada Pembukaan Tempat Wisata, Nyawa Orang Lebih Penting! DISINI

Tonton juga situasi jalanan kota Sumenep pada lebaran ketupat 1441 H. DISINI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.