oleh

Cuaca Ekstrem, SDI Darul Ubudiyah Ambruk dan RS Apung Terdampar di Kepulauan Sumenep

PortalMadura.Com, Sumenep – Tempat belajar siswa SDI Darul Ubudiyah, Jalan Masjid As’adiyah, Dusun Korma, RT 29/RW 08, Desa Pagerungan Kecil, Kecamatan Sapeken, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, rata dengan tanah, Sabtu (4/1/2020) dini hari.

Gedung semi permanen itu ambruk dihantam angin kencang bersamaan dengan hujan deras. Informasi yang digali PortalMadura.Com menyebutkan, ruang kelas yang rusak yakni untuk belajar siswa kelas 1, 2 dan 3.

Gempur Rokok Ilegal Pemkab Sumenep

BACA : Jelang Liga 3 Jatim 2021, Madura FC Masih Butuh Empat Laga Uji Coba

Kondisi Sebelum Ambruk

SDI Darul Ubudiyah 1

dok. SDI Darul Ubudiyah sebelum ambruk (Foto. Istimewa)

Kondisi Setelah Ambruk

Kondisi SDI Darul Ubudiyah
Tempat belajar siswa SDI Darul Ubudiyah ambruk diterjang angin kencang (Foto. Istimewa)

Hari ini, pihak sekolah meliburkan siswanya dan tidak ada Kegiatan Belajar Mengajar (KBM). “Memang benar, kami sedang membuat laporan,” terang Kasubag Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti S, pada PortalMadura.Com via telepon.

SDI Darul Ubudiyah
SDI Darul Ubudiyah ini dikelola Yayasan Darul Ubudiyah (Foto. Istimewa)

Pihaknya juga membenarkan adanya Rumah Sakit (RS) Apung KM Gandha Nusantara 01 sedang berlindung dekat Pelabuhan Gayam, Pulau Sapudi, Sumenep akibat cuaca ekstrem. “Kalau korban jiwa tidak ada,” tegasnya.

RS Apung KM Gandha Nusantara 01
Kondisi Rumah Sakit (RS) Apung KM Gandha Nusantara 01 di Pelabuhan Gayam (Foto. Istimewa)

RS Apung tersebut dioperasikan sejak Menteri Kesehatan RI Nilla F. Moeloek bersama Menteri Perhubungan RI Budi Karya Sumadi meresmikan penggunaannya, pada Kamis (15/8/2019).

Secara resmi KM Gandha Nusantara 01 dan 02 dilepas dari Pelabuhan Kalianget, Sumenep, Madura bersama Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa.(*)

Kondisi RS Apung KM Gandha Nusantara 01 Diterjang Ombak di Sapudi Sumenep

Dapatkan Berita terbaru dari kami via Telegram

Komentar