oleh

DAK 2015, Naik 42,75 Persen di Sumenep

PortalMadura.Com, Sumenep – Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2015 untuk Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur sebesar Rp90 miliar, naik 42,75 persen (Rp27,1 miliar) dari DAK 2014 sebesar Rp63,5 miliar.

“Dana alokasi Khusus (DAK) itu dibagi ke 13 bidang dilingkungan Pemkab Sumenep,” terang Kepala Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset (DPPKA) Pemkab Sumenep, Carto, Selasa (20/1/2015).

Ke 13 bidang itu, lanjutnya, di antaranya bidang pendidikan sebesar Rp33 miliar, bidang kesehatan Rp6 miliar, bidang infrastruktur jalan Rp16 miliar, bidang infrastruktur irigasi Rp3 miliar, bidang infrastruktur air minum dan sanitasi Rp6,7 miliar, bidang kelautan dan perikanan Rp5,3 miliar.

Bidang pertanian sebesar Rp8,4 miliar, bidang lingkungan hidup Rp1 miliar, bidang Keluarga Berencana Rp1,6 miliar, bidang kehutanan Rp1,7 miliar, bidang perdagangan Rp1,8 miliar, bidang keselamatan transportasi darat Rp411 juta, dan bidang energi pedesaan Rp3,7 miliar.

“Dari 13 bidang itu terbesar dibidang pendidikan dan terkecil di keselamatan transportasi darat dan ada pula yang tidak dapat sama sekali yakni bidang prasarana pemerintahan,” ujarnya.

Carto menegaskan, pencairan dana alokasi khusus itu ada tiga tahap. Tahap pertama 30 persen di triwulan pertama, tahap kedua 45 persen, tahap ketiga sebesar 25 persen.

“Sesuai aturan, tahap kedua dan ketiga itu akan dicairkan ketika tahap sebelumnya sudah terealisasi 90 persen,” ungkapnya.

Sedangkan untuk DAK tahun 2014 sebesar Rp63,5 miliar dibagi ke tujuh bidang. Ditahun lalu, ada dua bidang yang tidak dapat yakni bidang kehutanan dan bidang energi pedesaan.

“Tapi untuk tahun ini, dua bidang yang tidak dapat tahun lalu, sekarang dapat,” tukasnya. (arifin/htn)


Tirto.ID
Loading...

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

portalmadura.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE