DAK Rp 34,5 M Tak Bisa Perbaiki Infrastruktur di Kepulauan

DAK Rp 34,5 M Tak Bisa Perbaiki Infrastruktur di Kepulauan
Plt. PU Bina Marga Sumenep, Eri Susanto

PortalMadura.Com, – Pada tahun 2018 ini, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, mendapatkan Dana Alokasi Khusus (DAK) sebesar Rp 34,5 miliar. Namun anggaran itu tidak bisa dimanfaatkan untuk peningkatan pembangunan infrastruktur diwilayah kepulauan terutama jalan. Pasalnya, jalan yang ada di kepulauan itu tidak tersambung dengan jalan nasional.

“Perbaikan jalan di kepulauan itu tidak bisa menggunakan DAK, meski anggaran DAK tahun ini besar. Sebab, jalan di kepulauan itu tidak tersambung dengan jalan nasional,” kata , Eri Susanto, Sabtu (4/8/2018).

Menururnya, anggaran yang bersumber dari APBN harus direalisasikan pada jalan yang memiliki koneksi dengan jalan nasional atau provinsi. Sedangkan jalan-jalan di kepulauan tidak ada yang tersambung dengan jalan nasional atau provinsi.

“Ini sudah ada aturannya. Makanya, semua pembangunan infrastruktur jalan di kepulauan menggunakan dana dari APBD,” ucapnya.

Untuk anggaran yang ada di Dinas PU Bina Marga tahun ini sebesar Rp 51 miliar. Dari total puluhan miliar itu, sebabyak 73,5 persen untuk peningkatan infrastruktur kepulauan.

“Sedangkan sisanya yakni 26,5 persen untuk wilayah daratan. Itu sudah kami ploting agar infrastruktur antara daratan dan kepulauan sama-sama berjalan,” terangnya.

Pihaknya optimis, pembangunan di kepulauan tetap maksimal meski anggaran yang digunakan bukan dari APBN. Sebab, sejak beberapa tahun terahir ini pemerintah daerah berkomitmen bagaimana pembangunan bisa merata.

“Kami upayakan untuk pembanguan jalan di Pulau Talango bisa melalui DAK, sebab masih tersambung dengan jalan nasional di Pelabuhan Kalianget meski termasuk wilayah kepulauan,” tukasnya.

Sumenep terdiri dari 126 pulau. Dari 27 kecamatan, 9 diantaranya berada di wilayah kepulauan, sisanya wilayah daratan. (Arifin/Desy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.