oleh

Dampak Pergantian Tahun Terjadi Inflasi di Penghujung 2015

PortalMadura.Com, Sumenep – Pada bulan Desember 2015, Sumenep, Madura, Jawa Timur mengalami inflasi sebesar 0,77 persen, lebih rendah dibanding Jawa Timur yang mengalami inflasi sebesar 0,85 persen dan Nasional juga mengalami inflas sebesar 0,96 persen.

“Inflasi pada bulan Desember relatif tinggi, kemungkinan pengaruh dari natal, pergantian tahun dan Maulid Nabi,” kata Suparno, kepala BPS Sumenep, Selasa (5/01/2016).

Menurutnya, dari 7 kelompok pengeluaran, 4 kelompok mengalami inflasi, tiga kelompok mengalami deflasi. Kelompok pengeluaran yang mengalami inflasi adalah kelompok bahan makanan sebesar 2,90 persen, kelompok makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau sebesar 0,14 persen, kelompok perumahan, air, listrik, gas dan bahan bakar sebesar 0,24 persen, kelompok kesehatan sebesar 0,03 persen.

iklan hari santri

“Sedangkan kelompok pengeluaran yang mengalami deflasi antara lain; kelompok sandang sebbesar 0,33 persen, kelompok pendidikan, rekreasi dan olahraga sebesar 0,15 persen, kelompok transpor, komunikasi dan jasa keuangan sebesar 0,01 persen,” ujarnya.

Ia menerangkan, komoditas yang memberikan andil terbesar terjadinya inflasi adalah bawang merah, telur ayam ras, beras, daun bawang, cabai merah, tarif listrik, daging ayam ras, tongkol pindang, cabai rawit dan bawang putih.

“Sedangkan komoditas yang memberikan andil terbesar terjadinya deflasi adalah jeruk, pepaya, emas pergiasan, udang basah, apel, minyak goreng, laptop atau notebook, tongkol atau ambu-ambu, televisi berwara dan komputer tablet,” bebernya.

Tingkat inflasi tahun kalender (Januari-Desember 2015) Sumenep sebesar 2,62 persen, Jawa Timur sebesar 3,08 persen dan Nasional sebesar 3,35 persen.

“Sedangkan tingkat inflasi tahun kalender (Januari- 2014) Sumenep sebesar 8,04 persen, Jawa Timur sebesar 7,77 persen dan Nasional sebesar 8,36 persen,” tukasnya. (arifin/choir)


Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.