oleh

Dapat Respon Positif dari Bupati, SMANSA Sumenep Tunjukkan Sidemik

PortalMadura.Com, Sumenep – SMA Negeri 1 Sumenep (SMANSA), Madura, Jawa Timur, memperkenalkan penerapan Sidemik (Sistem Informasi Akademik Terpadu) kepada masyarakat di kesempatan pameran inovasi dan literasi pendidikan, Senin (2/12/2019).

Program sidemik tersebut mendapat apresiasi dari Bupati Sumenep, A Busyro Karim dan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep, Bambang Irianto, yang juga berkunjung ke stan tersebut.

“Alhamdulillah dapat apresiasi luar biasa dari bapak Bupati Sumenep, karena kami satu-satunya yang betul-betul konsisten melaksanakan digital school, pembelajaran berbasis IT, penerapan semua administrasi sudah berbasis IT, sehingga ke depan saran bapak bupati terus ditingkatkan dan diperbaiki kekurangan-kekurangannya,” kata Kepala Sekolah SMAN 1 Sumenep, Syamsul Arifin.

Dijelaskan, Sidemik sendiri merupakan software (perangkat lunak) yang isinya mencakup semua rangkaian kegiatan pembelajaran secara utuh. Mulai dariĀ  silabus, panduan teknis penyusunan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), alat penilaian, pengayaan, perangkat pembelajaran yang dimiliki guru hingga administrasi secara lengkap, seperti absensi guru dan siswa.

Kemudian, Sidemik juga bisa dijadikan alat bantu atau kontrol terhadap guru maupun siswa oleh kepala sekolah. “Misalnya, guru terlambat dua menit, ini bisa ketahuan oleh Sidemik, karena guru ketika masuk kelas wajib mengisi Sidemik terpadu dan wajib absen siswa serta siswa juga bisa ngabsen gurunya,” jelasnya.

Melalui Sidemik, SMAN 1 Sumenep juga mendapat gelar sekolah dengan kriteria Sidemik terbaik se-Jawa Timur pada kesempatan lomba yang diadakan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur tahun 2018.

Selain itu, SMANSA juga menjadi salah satu sekolah di Madura yang sudah melaksanakan SKS (Sistem Kredit Semester). “Respon dari Bupati waktu itu wah luar biasa, Sumenep bisa menjadi yang terbaik se-Jatim,” katanya.

Hingga saat ini, setiap ada even pendidikan mengenai pengelolaan IT di Jawa Timur, selalu dipanggil oleh Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur karena keunggulan tersebut.

Dikatakan, pihaknya akan selalu melakukan yang terbaik dan berusaha tidak akan mengecewakan masyarakat mulai dari kedisiplinan, kegiatan yang luar biasa, kejuaraan akademik dan non akademik.

Masukan dan kritikan yang membangun selalu diharapkan agar SMANSA Sumenep tetap dipercaya sebagai layanan pendidikan yang inovatif, favorit serta unggulan di hati masyarakat.

“Kejuaraan akademik dan non akademik itu kita targetkan minimal satu tahun 160 ke 170 kejuaraan, baik kejuaraan kabupaten, Madura, provinsi dan nasional. Keunggulan kami di tahun 2019 ini, kami juga dinobatkan sebagai SMA terbaik di Madura,” ujarnya.

Pihaknya juga selalu memotivasi para siswanya untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi setelah lulus sekolah, terlebih pada siswa dengan kondisi ekonomi yang kurang.

Tercatat 99 persen siswa SMANSA Sumenep selalu berhasil melanjutkan ke perguruan tinggi negeri maupun swasta pilihannya.

“Alhamdulillah tiap tahunnya SMA 1 belasan orang yang mendapat bidik misi. Artinya, kami tidak hanya melayani anak-anak yang kaya saja, tapi anak-anak yang tidak mampu dari kondisi ekonomi, IQ baik, pasti kami antarkan untuk ikut bidik misi,” terangnya.

Ia mengatakan, SMANSA Sumenep tidak hanya mengedepankan digital school, namun ia juga menjalankan program diniyah dan TPQ (Taman Pendidikan Alquran) yang dicanangkan Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep.

“Alhamdulillah, kami secara kontinu terus melaksanakan Permen, Perbup Nomor 15 dan 16 Tahun 2017 Tentang TPQ dan program diniyah. Jadi tidak fokus pada pembelajaran maupun program digital school saja,” pungkasnya.(*)

Penulis : Nanik Dwi Jayanti
Editor : Hartono
Tirto.ID
Loading...

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

portalmadura.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE