oleh

Dari Bokong, Pacar, Montok hingga Kolor dan Pocong Jadi Kekayaan Nusantara

PortalMadura.Com – Indonesia merupakan negara kepulauan terbesar di dunia dengan memiliki 13.487 pulau, 34 provinsi dan 81.626 daerah setingkat desa.

Tentunya beragam pula seni dan budayanya serta terdapat keunikan yang dapat dinikmati dari masing-masing daerah tersebut.

Bahkan, bahasa, makanan, adat istiadat hingga nama daerah banyak yang unik. Ada yang terkesan menyeramkan dan lucu. Itu semua wujud kekayaan nusantara dalam bingkai NKRI.

Berikut nama-nama daerah yang tersebar di berbagai wilayah di Indonesia yang tergolong unik.

Termasuk ada di wilayah Pulau Madura, seperti Desa Pocong, Desa Montok dan Desa Kolor yang terdengar unik dan aneh saat diucapkan.

1. Desa Siluman

desa siluman
Desa Siluman (Foto laman facebook Desa Siluman)

Desa ini masuk wilayah Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Subang, Jawa Barat.

2. Desa Dukun

Desa Dukun
Desa Dukun (Foto. blogspot)

Desa ini berada di Kabupaten Gresik, Jawa Timur.

3. Desa Pocong

Desa Pocong
Desa Pocong, Kecamatan Tragah, Kabupaten Bangkalan, Madura (Foto @portalmadura.com)

Pocong yang identik dengan dunia menyeramkan ini berada di Kecamatan Tragah, Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur. Di desa ini terdapat Makam Nyai Ageng Dewi Maduretno sebagai pembuka tabir Legenda Ke’ Lesab.

4. Desa Semut

desa semut
Desa Semut, Kecamatan Wonokerto, Kabupaten Pekalongan (Foto. palingmudah.wordpress.com)

Sepintas memang aneh, tapi nama Desa Semut benar adanya dan masuk wilayah Kecamatan Wonokerto, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah.

5. Desa Tutup

Desa Tutup
Desa Tutup, Kecamatan Tunjungan, Kabupaten Blora, Jawa Tengah (Foto Instagram/oc_setyawan)

Bukan desanya sedang tutup, namun nama desanya memang Tutup dan berada di wilayah Kecamatan Tunjungan, Kabupaten Blora, Jawa Tengah.

6. Dusun Koplak

Desa Koplak
Dusun Koplak, Desa Umbulmartani, Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Sleman, DIY. (google)

Koplak bukanlah yang memiliki arti terlihat bodoh dan menghibur orang lain karena lucu. Nama daerah ini ada di wilayah Umbulmartani, Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Sleman, DIY.

7. SDN Bokong

Bokong
SDN Bokong, Sonoharjo, Margokaton, Seyegan, Sleman, DIY (kemdikbud.go.id)

Ini nama daerah dan juga menjadi nama lembaga pendidikan di daerah tersebut. Desa Bokong masuk wilayah Sonoharjo, Margokaton, Seyegan, Sleman, DIY.

8. SDN 2 Gandulan

Gandulan
DN 2 Gandulan, Kecamatan Kaloran, Kabupaten Temanggung (kemdikbud.go.id)

Gandulan adalah merupakan sebuah desa di Kecamatan Kaloran, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, Indonesia. Pada bulan November 1983, ditemukan Prasasti Wanua Tengah III.

9. Dusun Setan

Dusun Setan
Dusun Setan, Maguwoharjo, Depok, Sleman, DIY (Foto. blog unik)

Nama daerah ini masuk wilayah Maguwoharjo, Depok, Sleman, DIY. Faktanya tidak ada hal yang menyeramkan.

10. Desa Pacar

desa pacar
Desa Pacar, Kecamatan Tirto, Kabupaten Pekalongan, Provinsi Jawa Tengah (foto. google)

Desa Pacar masuk wilayah Kecamatan Tirto, Kabupaten Pekalongan, Provinsi Jawa Tengah.

11. Desa Pacar Peluk

Desa Pacar Peluk
Desa Pacar Peluk, Kecamatan Magaluh, Kabupaten Jombang, Jawa Timur. (google)

Daerah ini masuk wilayah Kecamatan Magaluh, Kabupaten Jombang, Jawa Timur.

12. Desa Montok

SDN Montok
SDN Montok 1 Kecamatan Larangan Pamekasan, Madura (Foto. google)

Merupakan salah satu desa di Kecamatan Larangan, Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur. Desa ini ramai dikunjungi orang karena terdapat Asta Joko Tarub di Dusun Pacanan.

13. Desa Kolor

Desa Kolor
Desa Kolor, Kecamatan Kota Sumenep, Madura, Jawa Timur (Foto. Ist)

Sepintas memang tidak aneh bagi warga Madura. Namun, bagi orang jawa sebutan Kolor akan menjadi aneh. Desa Kolor ini berada di wilayah Kecamatan Kota Sumenep, Madura, Jawa Timur. (berbagai sumber)

(*)

Baca Juga :

Baca Juga :

Penulis : Putri Kuzaifah
Editor : Hartono
Tirto.ID
Loading...

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

portalmadura.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE