oleh

DD dan ADD Tahap Tiga di Pamekasan Belum Dicairkan

PortalMadura.Com, Pamekasan – Badan Keuangan Daerah (BKD) Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur, sampai sekarang tidak mencairkan Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD) tahap ketiga tahun 2020. Sebab, dari 178 desa di 13 kecamatan belum ada yang mengajukan pencairan.

Penjabat (Pj) Kepala BKD Pamekasan, Sahrul Munir mengungkapkan, pemerintah desa harus melengkapi dokumen persyaratan untuk mencairkan DD dan ADD sesuai regulasi yang ada, tanpa dokumen pencairan dana tersebut tidak bisa serta merta dicairkan kepada kas desa.

“Sampai sekarang belum ada pengajuan dari desa, kami hanya menunggu pengajuan itu untuk mencairkan DD ataupun ADD,” katanya, Sabtu (12/9/2020).

Pria asal Desa Larangan Badung Kecamatan Palengaan itu menerangkan, adapun besaran DD ataupun ADD tahap ketiga adalah 20 persen dari jumlah total DD dan ADD yang diterima desa setiap tahunnya. Artinya, jika jumlah total yang diterima desa sebesar Rp 1 Miliar, maka pada tahap ketiga ini desa menerima Rp 200 juta.

“Kendalanya memang karena desa belum ada yang mengajukan. Lengkapi dulu persyaratannya baru kami bisa mencairkan,” pungkasnya.(*)

Penulis : Marzukiy
Editor : Muthmainnatul Lizamah
Tirto.ID
Loading...

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

portalmadura.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE