oleh

Debat Publik Pilkada Sumenep, Paslon Wajib Hadir!

PortalMadura.Com, Sumenep – Kampanye dalam bentuk debat publik akan diselenggarakan oleh KPU Sumenep, Madura, Jawa Timur, pada pemilihan Bupati dan Wakil Bupati 2020, Selasa (10/11/2020) malam.

Komisioner KPU Sumenep, Rafiqi menjelaskan, debat publik harus dihadiri secara langsung oleh kedua Pasangan Calon (Paslon).

“Tidak ada klausul [pasal] yang mengharuskan KPU memfasilitasi melalui daring. Memang harus hadir secara fisik,” tegas Rafiqi pada PortalMadura.Com, Sabtu (7/11/2020) malam.

Hal tersebut, kata dia, sudah disampaikan pada pasangan calon dalam rapat koordinasi. “Terkait materi debat, tata tertib dan undangan yang akan hadir sudah disampaikan kepada paslon,” ujarnya.

Pada pelaksanaan Pilkada Sumenep 2020 diikuti dua pasangan calon, yakni nomor urut 1, Achmad Fauzi-Dewi Khalifah (Fauzi-Eva) dan nomor urut 2, Fattah Jasin-Ali Fikri (Gus Acing-Mas Kiai).

Pihaknya menyampaikan, kemungkinan calon wakil bupati paslon 1 tidak akan hadir karena alasan ibadah (Idah/masa tunggu). “Itu tidak ada masalah dan dibenarkan secara aturan. Izinnya ada yang dikeluarkan oleh MUI,” terangnya.

“Contoh lain, misalnya sakit. Harus menyertakan keterangan dokter. Artinya, ada izin yang dibenarkan oleh aturan,” sambungnya menegaskan.

Yang perlu diperhatikan, kata dia, audiens yang ada dalam ruangan hanya unsur paslon, komisioner KPU Sumenep, Bawaslu dua orang, dan empat orang dari masing-masing tim paslon.

“Ini memang dibatasi karena kondisi pandemi dan semua wajib mematuhi protokol kesehatan. Ya, kemungkinan ada dari KPU RI, untuk monitoring saja,” terangnya.

Debat Publik

Debat publik dua pasangan calon Pilbup Sumenep dijadwalkan, Selasa (10/11/2020) pukul 19.00 WIB – 21.00 WIB akan disiarkan langsung JTV Surabaya dari salah satu hotel di Jl. Trunojoyo, Sumenep serta disebarluaskan melalui RRI dan beberapa media sosial.

“Waktunya, tersedia 120 menit, dibagi 90 menit sebagai konten debat. Ada enam kali jedah yang akan diisi iklan layanan masyarakat,” urai Rafiqi.

Pihaknya mempersiapkan tiga orang panelis dari unsur akademisi yakni Musta’in (Dosen FISIP Univ Airlangga), Abdul Kodir (Univ Negeri Malang) dan Ahmad Faidlal Rahman (Univ Brawijaya) dengan tema “Meningkatkan Kesejahteraan dan Pelayanan Masyarakat”.

Untuk rundown debat, kata Rafiqi, sudah disepakati bersama. “Artinya sudah fix dikoordinasikan bersama Bawaslu, Polres dan KPU,” pungkasnya.(*)

Penulis : Hartono
Editor : Dwi Oktaviana KK

Komentar