oleh

Dekatkan Paslon ke Pemilih, Debat Publik Gunakan Bahasa Madura

PortalMadura.Com, Sumenep – Debat publik putaran kedua Pilkada Sumenep 2020 pada Pemilihan Calon Bupati dan Wakil Bupati disediakan sesi menggunakan bahasa Madura oleh KPU Sumenep, Madura, Jawa Timur, Senin (23/11/2020) malam.

“Itu adalah salah satu upaya KPU untuk mendekatkan pasangan calon secara kultural,” terang Ketua KPU Sumenep, A. Warist.

Tema debat publik “Memajukan dan Menyelesaikan Persoalan Daerah di Tengah Pandemi Covid-19”.

Sesi dengan menggunakan bahasa Madura tersebut pada tanya jawab antar pasangan calon (paslon). Debat disiarkan langsung televisi swasta lokal Madura dari salah satu hotel, Jl. Trunojoyo, Sumenep.

Ia menjelaskan, bahasa Madura adalah produk kebudayaan warga Madura sehingga penting bagi pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Sumenep 2020 untuk menyampaikan visi misinya dengan bahasa daerah.

Dengan menggunakan bahasa Madura, kata dia, maka lebih terkesan mencintai budaya sendiri dan sebagai ciri khas orang Sumenep. “Saya pikir dengan bahasa [Madura] memang khas,” terangnya.

KPU Sumenep akan menggelar kembali debat publik putaran ketiga. Namun, pihaknya belum memastikan akan kembali menggunakan bahasa Madura atau tidak.

Pada Pilbup Sumenep 2020 diikuti dua pasangan calon, yakni Achmad Fauzi-Dewi Khalifah (Fauzi-Eva) nomor urut 1, dan Fattah Jasin-Ali Fikri (Gus Acing-Mas Kiai) nomor urut 2.(*)

Penulis : Taufikurrahman
Editor : Lisa Mana L

Komentar