oleh

Demo Dugaan Korupsi AIPD, Massa PMII Sampang Bentrok dengan Aparat Kepolisian

PortalMadura.Com, Sampang – Demonstrasi dugaan korupsi program Australia Indonesia for Partnership Desentralisation (AIPD) yang digelar aktifis PMII Sampang, Madura, Jawa Timur berujung bentrok dengan aparat kepolisian setempat, Kamis (4/12/2014).

Belasan aktivis yang menggunakan almamater PMII itu, berangkat dari Lapangan Wijaya dengan membawa bendera dan poster menuju kantor Bappeda. Mereka membawa poster yang bertuliskan kecaman, salah satunya “Bappeda Korup dana AIPD”, “Uang rakyat, bukan untuk AIPD,”. “Kepala Bappeda harus keluar dan menjelaskan dana yang dialokasikan untuk AIPD,” teriak Muqoddas, korlap aksi.

Sementara, Hari Suyanto, Kepala Bappeda Kabupaten Sampang berusaha menjelaskan kepada demonstrans. “Alokasi dana sebanyak 100 juta rupiah. Bukan untuk AIPD. Itupun hanya terserap separuh,” tandasnya.

Penjelasan tersebut tidak memuaskan peserta aksi. Hingga akhirnya saling dorong antara massa pendemo dengan aparat tak terelakkan. Bahkan salah satu pendemo perempuan sempat terhimpit petugas.

Ditengah memanasnya peserta aksi, tiba-tiba ada teriakan untuk membubarkan pendemo. Sebagian petugas menghalau pendemo dan merebut poster. Bahkan sound system milik pendemo hendak direbut aparat.

Peserta aksi pun semakin bertahan dan tetap melakukan orasi di jalan dekat Kantor Bappaeda, serta mengancam bakal melaporkan Polres Sampang pada Polda Jatim atas tindakan anarkis aparat.(det/htn)


Komentar